KKJB dan KKSS Koordinasikan Pengamanan Fasiilitas Nelayan

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) – Terkait pertikaian yang terjadi di Kawasan Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur pada Rabu 9 Agustus 2017, Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) melakukan pertemuan dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Pertemuan itu membahas terkait keamanan fasilitas rumah dari para nelayan non pribumi yang menurut informasi diperoleh, adanya rencana pembakaran dan juga rawan aksi penjarahan. Dari hasil pertemuan itu, selanjutnya akan disampaikan kepada Kapolres Mimika AKBP Vicktor Dean Mackbon dan Dandim 1710/Mimika Letkol Inf. Windarto.

“Pertemuan dengan Ketua KKSS berbicara tentang seputaran bagaimana untuk penanganan perihal keamanan yang ada di Poumako,” kata Ketua KKJB, Imam Parjono, saat ditemui di Sekretariat KKJB, Jalan Budi Utomo ujung, Kamis (10/8).

Parjono menjelaskan, KKJB harus melakukan pertemuan dengan Ketua KKSS untuk mengantisipasi warga yang tidak terima lalu melakukan pembakaran rumah, juga mengantisipasi terjadinya penjarahan. Pasalnya, para nelayan yang dievakuasi hanya melarikan diri dengan pakaian dibadan, sedangkan barang berharga milik mereka masih ditinggalkan didalam rumah.


“Mengingat infromasi dari bawah (Poumako-Red) ini masih simpang siur, tentang rencana untuk pembakaran rumah-rumah masyarakat nelayan yang ada di bawah. Jadi, kami hanya sebatas menginformasikan kepada Pak Kapolres dan Pak Dandim,” jelasnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment