Koordinasi Distrik dan Kampung Terputus

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Kepala Distrik (Kadistrik) Kwamki Narama, Yulius Murib, SH mengungkapkan, semenjak adanya Alokasi Dana Desa (ADD) yang melakukan pembayaran hak-hak aparatur kampung melalui rekening masing-masing, sejak itulah hubungan koordinasi serta komunikasi antara distrik dengan kepala kampung tak lagi berjalan baik.

“Penggunaan DD itu dahulu kepala desa punya honor-honor di distrik, jadi dari kampung ada kerja sama dengan kita. Tapi sekarang dananya itu sudah masuk ke rekening mereka, jadi hubungan kita dan mereka seolah-olah sudah putus,” ungkap Yulius Murib saat ditemui Salam Papua di Kantor Distrik Kwamki Narama, Kamis (17/8).

Di jelaskan Yulius, adanya hanya beberapa rekomendasi yang harus diambil di kantor distrik oleh kepala kampung, seperti bantuan rastra serta beberapa rekomendasi lainnya yang mengharuskan kepala kampung datang ke kantor distrik untuk meminta tandatangan.

“Hanya pada saat mereka mau ambil beras bantuan, baru ambil rekomendasi di kantor terus pencarian. Setelah dananya cair, itu koordinasi kerjanya tidak ada,” jelasnya.

Hal ini menurut Yulius, perlu diperbaiki. Koordinasi serta komunikasi antara distrik dengan kampung harus dan terus berjalan seperti sebelumnya. (Ricky Lodar).


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment