KPU Biak Rekrut Tenaga Pendukung Pilkada Serentak

Bagikan Bagikan



SAPA (BIAK) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua merekrut tenaga pendukung penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2018.

"Kami sudah melakukan seleksi dari hasil tes administrasi dan tes tertulis 30-an orang untuk slelanjutnya mengikuti tes wawancara, tujuannya untuk mengetahui kompetensi masing-masing peserta," kata Ketua KPU Biak Jackson Maryen, di Biak, Selasa (22/8).

Ia mengatakan, sesuai dengan kebutuhan KPU akan menambah tenaga penunjang untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2018.

Ditargetkan setelah seleksi selesai dilakukan KPU, menurut Jakson, diharapkan pada awal September tenaga pendukung yang dinyatakan lolos seleksi mulai bekerja di kantor KPU setempat.

Jackson Maryen menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang begitu antusias untuk menjadi bagian dalam penyelengaraan pilkada.

"Animo pelamar tenaga pendukung pilkada ini di luar perkiraan kami karena begitu banyak yang mendaftar, namun karena jumlahnya dibatasi maka yang akan lulus harus bersaing ketat," katanya pula.

Jackson berharap, peserta yang belum diterima menjadi tenaga pendukung bisa mengikuti seleksi menjadi penyelengara pemilu di tingkat PPK, PPS, PPDP, dan KPPS serta ikut dalam seleksi Panwaslu, baik Panwascam, PPL maupun pengawas TPS.

Menyinggung kebutuhan dana Pilkada Serentak 2018 Kabupaten Biak Numfor, menurut Jackson, sesuai rencana program tahapan pilkada dibutuhkan dana sebesar Rp55 miliar.

"KPU berharap nota perjanjian dana hibah pilkada serentak 2018 dapat direaliasikan, sehingga mampu menunjang kelancaran tahapan pilkada," katanya lagi.

Sebanyak 10 parpol peraih kursi DPRD Biak pada Pemilu 2014, di antaranya NasDem (4), Demokrat (3), PPP (3), Golkar (3), Gerindra (3), PDI Perjuangan (2), PAN (2), Hanura (2), PBB (2), dan PKB (1) masih melakukan seleksi untuk mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2018. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment