Lemasko Minta Polisi Tangkap 3 Provokator Insiden Paomako

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Wakil Ketua III Lemasko Bidang Kemitraan Marianus Maknaipeku meminta kepada pihak Polres Mimika segera menangkap tiga oknum warga Paomako yang menjadi provokator dibalik terjadinya insiden penembakan hingga saat ini belum ditangkap dan diproses hukum.

“Kami minta kepada kepolisian untuk tegas menangkap provokator insiden paomako, kasusnya diusut sampai tuntas,” tegas Marianus kepada Salam Papua dibilangan jalan Cenderawasih, Selasa (29/8).

Marianus menjelaskan, ketiga oknum warga yang memicu terjadinya keributan seharusnya sudah ditahan dan diproses hokum. Namun hingga saat ini ketiga oknum warga tersebut belum ditahan dan diperiksa. Sedangkan merekalah otak dibalik insiden di kawasan pelabuhan Paomako.

Sampai saat ini tiga oknum provokator yang membuat sampai menghilangkan nyawa orang itu belum ditangkap dan seharusnya Polisi sudah tangkap tiga provokator itu dan diperiksa. Karena mereka tiga itulah pemicu utamanya,” jelasnya.

Dia juga meminta kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mimika agar bertanggung jawab terhadap insiden tersebut. Sebab dengan surat yang dikeluarkan Kadis yang ditanda tangani oleh lima kepala kampung terkait dengan moratorium atau larangan terhadap nelayan non pribumi sehingga terjadilah masalah dan berujung pada aksi bentrok. Sehingga,  Polres Mimika juga  segera meminta keterangan dari Kadis DKP.

”Kepala dinas DKP harus bertanggungjawab. Karena dia berani mengeluarkan satu surat yang ditandatangani oleh lima kepala kampung. Dan saya minta Polisi harus panggil kepala dinas, karena pemicu utamanya dari surat itu yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang,” pintanya.

Selain itu dirinya juga berterima kasih kepada Pangdam XVII Cenderawasih, Danrem 174/ATW, serta Dandim 1710 Mimika dan Dan Sub Den POM Timika yang telah bekerja cepat untuk melakukan investigasi dan menahan oknum anggota TNI yang terlibat serta melayat ke rumah duka.

“Kami berterima kasih kepada Dan POM, Danrem, dan Pangdam karena secepatnya bertindak,” tuturnya (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment