Mahasiswa Bantu Mama-Mama Papua

Bagikan Bagikan




SAPA (WAMENA) - Mahasiswa asal Papua yang berada di seluruh Indonesia memberikan bantuan 500 payung untuk berjualan sebagai bentuk dukungan kepada mama-mama pedagang Papua.

Koordinator relawan 500 payung wilayah Wamena, Helena Kobogaow di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan, payung itu nantinya digunakan oleh mama-mama agar mereka terhindar dari panas dan hujan saat melakukan aktivitas perekonomiannya.

"Kami lihat selama ini sebagian pedagang Papua berjualan di emperan toko, pinggiran jalan tanpa terlindungi dari panas dan hujan sehingga kita lakukan gerakan 500 payung untuk dibagikan di beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat," katanya.

Mahasiswa mengharapkan dengan bantuan yang diberikan kepada mama-mama pedagang sayur-mayur, mama-mama termotivasi untuk lebih giat dalam menekuni usaha mereka.

"500 payung ini akan dibagi kepada mama-mama di Sorong, Manokwari, Nabire, Dogiyai, Paniai, Derai, Intan Jaya, Jayapura, Serui, Waropen dan Wamena, sedangkan untuk tahap pertama di Jayawijaya mendapat 24 payung," katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan 500 payung merupakan hasil mengamen dan jualan yang dilakukan oleh mahaswiswa Papua di berbagai kabupaten-kota di Indonesia.

"Untuk tahap pertama baru 500 payung yang dicetak, dengan anggaran sebesar Rp29 juta dan itu sudah dicetak, tinggal dibagikan," katanya.

Menurut dia, mahasiswa mengharapkan pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada mama-mama pedagang agar mereka mandiri dalam melakukan aktivitas perekonomian, guna pemenuhan kebutuhan dalam keluarga.


"Kami harap pemerintah daerah juga bisa melihat dan membantu hal mendasar yang menjadi keinginan mama-mama pedagang," katanya. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment