Masyarakat BBM Jenis Pertalite Lebih Irit

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang kini sudah dinikmati masyarakat Mimika, tidak kalah bagus dengan bahan bakar jenis premium (Bensin-red).

Junior Supervisor Jobber Timika, Sefnat Waroy mengatakan, premium baik digunakan untuk mesin kendaraan apabila perjalanan jauh, karena memiliki kandungan oktan sebesar Ron 88, berbeda dengan pertalite yang memiliki jumlah oktan mencapai Ron 90, bahkan dari segi harga bisa menjangkau semua kalangan serta.

“Jadi pertalite ini sama seperti premium, hanya bedanya kalau premium dia oktannya Ron 88 sedangkan pertalite itu oktannya Ron 90,” kata Sefnat Waroy saat ditemui Salam Papua di kantor pertamina di pelabuhan Paomako, Rabu (2/8).

Sefnat menjelaskan, pertalite merupakan campuran dari dua bahan bakar yakni Pertamax dan Premiun yang menjaga kondisi mesin tetap terjaga, sehinga masyarakat Mimika tidak perlu khawatir apabila menggunakan pertalite karena menghasilkan pembakaran yang lebih bagus ketimbang premium.

“Disini pertalite itu campuran antara pertamax dan premium. Jadi masyarakat tidak perlu kuatir kalau menggunakan pertalite, malahan kalau gunakan pertalite untuk mobil dan motor yang baru, itu sangat bagus, karena pembakarannya lebih bagus,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan kalau harga yang tetapkan tidak jauh berbeda dengan premium, sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat ekonomi bawah,  menengah dan atas.

“Selain itu juga untuk pertalit harganya tidak jauh berbeda dengan Premium dan itu harganya standar supaya bisa dijangkau oleh masyarakat ekonomi kecil dan menengah,” ungkapnya.

Ditempat terpisah salah satu pengendara motor saat ditemui wartawan saat mengisi Pertalite Hardi menjelaskan, dirinya baru beberapa hari lalu memakai pertalite tetapi ada manfaat yang didapat. Artinya penggunaan pertalite semakin irit, dalam sehari penggunaan pertalite sebotol bisa digunakan hingga besok. berbeda dengan premium dalam sehari bisa menghabiskan sebotol.


“Hemat, dibandingkan dengan premium,” terangnya. (Ricky Lodar)  
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment