Masyarakat dan Pelajar Nyatakan Anti Narkoba

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Sekitar dua ribu warga masyarakat dan pelajar memadati GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (24/8), untuk menghadiri deklarasi anti narkoba yang bertema "mewujudkan generasi muda yang terpelajar, berprestasi dan berkarakter tanpa narkoba".

Deklarasi anti narkoba yang ditandai dengan menandatangani kain putih sebagai bentuk menolak penyalahgunaan narkoba diawali Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli, Dan Lantamal X Jayapura Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, Kepala BNN Papua Brigjen Pol Bambang dan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru.

Boy Rafli mengatakan, peredaran narkoba sudah demikian marak dan menjadi kejahatan trans internasional dan berharap Indonesia tidak menjadi pasar bagi peredaran narkoba mengingat jumlah penduduknya yang banyak.

“Para pelajar hendaknya tidak mencoba memakai narkoba karena dampaknya yang dapat merusak masa depan,” kata Boy Rafli seraya menambahkan, jumlah pemakai narkoba dan sejenisnya secara nasional terus meningkat.

Tahun 2016 pengguna narkoba dan psikotropika mencapai 45.252 kasus atau meningkat dibanding 2015 yang tercatat 40.827 kasus.

Kerja sama semua pihak hendaknya terus dilakukan termasuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan pelajar tentang bahaya narkoba sehingga tidak terjerumus dan menggunakan barang haram tersebut.

Seusai penandatanganan deklarasi anti narkoba dilanjutkan ceramah tentang bahaya narkoba dengan narasumber Brigjen Pol Dr Viktor Pudjiadi. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment