Masyarakat Diminta Gunakan Aplikasi Amole Polres Mimika

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Masyarakat Kabupaten Mimika khususnya Kota Timika yang menggunakan smartphone berbasis android, diminta memanfaatkan layanan pada aplikasi Amole Polres Mimika. Bagi warga yang belum memiliki aplikasi tersebut, bisa mengunduhnya (Download) melalui aplikasi Google Play Store.

“Terutama bagi karyawan, karena kami dengar ada isu-isu ancaman dan intimidasi. Silahkan manfaatkan fitur bantuan dan Panic Button yang ada di aplikasi Amole, agar anggota cepat merespon ke TKP,” kata Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon, Rabu (23/8) di Timika.

Kapolres juga mengatakan, situasi Kota Timika dan sekitarnya hingga kini masih tetap kondusif pasca peristiwa unjuk rasa yang diwarnai aksi perusakan dan pembakaran, pada Sabtu 19 Agustus 2017. Sebab, jajaran Kepolisian di backup TNI telah siap mengantisipasi segala situasi termasuk jika terjadi aksi lanjutan.

“Warga silahkan beraktifitas seperti biasa, Timika tetap aman terkendali. Kami dari kepolisian selalu ada untuk melayani warga. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan melalui aplikasi Amole. Aplikasi itu memang dibuat untuk melayani warga,” kata Victor.

Aplikasi Amole dan Command Center Polres Mimika resmi beroperasi usai di launching Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Aula Mako Polres Mimika, Jalan Agimuga - Mile 32, Jumat 11 Agustus 2017.

Polres Mimika menjadi yang pertama dan sebagai pilot project di Papua dalam menerapkan aplikasi berbasis online guna memaksimalkan pelayanan Kepolisian kepada warga. Wilayah lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Yogyakarta telah menerapkan aplikasi serupa.


“Tujuan utamanya quick respon. Dengan menekan tombol Panic Button, semua polisi yang ada disini akan tahu (lokasi pelapor-Red) dan akan beramai-ramai kesitu," kata Kapolri saat me-launching aplikasi Amole Polres Mimika. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment