Masyarakat Wajib Protes Jika Bansos Salah Sasaran

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang mengatakan, masyarakat penerima bantuan sosial (Bansos) wajib protes kepada Dinas Sosial (Dinsos) jika mengetahui Bansos salah sasaran yakni diterima oleh keluarga yang tergolong sejahtera.

Wabup Bassang menegaskan hal itu ketika membuka acara Lounching PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2017 di Bolbaigo, Keuskupan Timika, Jalan Cenderawasih, Jalur SP 2, Senin (28/8).

“Kalau sudah pakai mobil mewah, kalung, gelang dan anting emas kenapa harus terima bantuan? Masyarakat harus protes kalau ada yang seperti itu. Saya siap mendukung,”kata Wabup Bassang.

Menurut Wabup, segala bantuan dari pemerintah pusat dan daerah dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mampu atau tidak berdaya, sehingga sangat tidak diperbolehkan adanya masyarakat sejahtera ikut mengambil bagian bantuan tersebut.

“Kalau sudah kaya raya, terus mau menerima sumbangan itu sangat berdosa karena mengambil yang bukan menjadi haknya,”tuturnya.

Dengan demikian ia mengharapkan agar Dinsos harus lebih jujur dalam mendata warga penerima bansos, baik yang dari pusat atau daerah.

Ia menambahkan, penyaluran bansos dari pusat berdasarkan data yang dikirim Dinsos daerah sehingga yang lebih mengetahui kondisi mampu dan kurang mampu para penerima adalah Dinsos daerah.


“Kalau memang dalam data diketahui yang bersangkutan maerupakan masyarakat mampu, maka harus langsung dicoret dan dialihkan kepada mereka yang memang kurang mampu,” tegas Wabup. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment