Papua Terapkan Lelang Elektronik Pada Proyek Pembangunan

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua telah menerapkan "e-procurement" atau lelang secara elektronik pada pengelolaan proyek pembangunan yang paket pekerjaannya bernilai di atas Rp500 juta, dan pengelolaannya melalui Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Elia Loupatty, di Jayapura, Selasa (1/8), mengharapkan para pengusaha setempat dapat mengembangkan diri terutama dalam penguasaan Teknologi Informasi (TI).

"Selain itu, para pengusaha khususnya yang lokal juga harus dapat memahami petunjuk teknis pengadaan barang dan jasa secara elektronik," katanya.

Selain itu, pengusaha lokal juga dituntut untuk berusaha mengembangkan diri serta meningkatkan kualitas dalam menyambut proyek-proyek pemerintahan yang mulai tahun ini dilaksanakan secara elektronik.

"Pemprov Papua terus berkomitmen menciptakan persaingan usaha yang sehat dan transparan untuk menghasilkan pengusaha-pengusaha handal dan juga kualitas pekerjaan baik pula," ujarnya.

Pemprov Papua pun terus beradaptasi menyesuaikan regulasi-regulasi yang ditetapkan dalam bidang pengadaan barang dan jas serta terus melakukan inovasi, di mana tentu saja sejalan dengan rencana aksi pemberantasan korupsi.

"Proses pengadaan barang dan jasa yang seringkali terhambat pada tahapan administrasi merupakan salah satu perhatian Pemprov Papua, di mana jika prosesnya memakan waktu penyelesaian yang sangat lama," katanya lagi.

Dia menambahkan, semua itu diharapkan berdampak pada penyelesaian pekerjaan yang tentu saja berkorelasi dengan kualitas pekerjaan yang dihasilkan. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment