PBJP Jayawijaya Lelang 200 Paket Pekerjaan

Bagikan Bagikan



SAPA (WAMENA) - Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJP) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, telah melelang lebih kurang 200 paket pekerjaan tahun anggaran 2017.

Kepala Bagian PBJP Jayawijaya Mansyur Latif di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Senin, mengatakan paket yang dilelang itu lebih banyak berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Sekitar 220 paket pekerjaan sudah kami lelang. Paket terbanyak dari Dinas PU, Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, Perindag, dan Badan Pemberdayaan Perempuan," katanya.

Pelelangan paket di Jayawijaya dilakukan melalui kelompok kerja (pokja) dan denan sistem katalog.

"Seperti obat-obatan, kendaraan dan bahan habis pakai itu melalui katalog. Dan proses lelang di sini sudah hampir 90 persen terhadap paket-paket pekerjaan," katanya.

Ia memastikan kelengkapan berkas pelelangan yang diajukan oleh masing-masing dinas pemilik paket sangat lengkap sehingga prosesnya berjalan lancar.

Sebelumnya Kepala Bappeda Jayawijaya Petrus Mahuze mengatakan hingga semester I tahun 2017, penyerapan anggaran dan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) masih sangat rendah.

"Berdasarkan hasil evaluasi, kinerja sampai semester I 2017 itu baru rata-rata 12,54 persen setiap OPD. Sedangkan dari sisi penyerapan anggaran baru 13,84 persen dan ini masih sangat minim. Idealnya itu sekitar 60 persen sampai dengan semester satu ini," katanya.

Petrus memastikan sudah menyampaikan kepada pimpinan OPD untuk bersama-sama lebih giat agar penyerapan anggaran dan kinerja pelayanan lebih baik.

"Kami mendorong OPD mengefektifkan waktu yang kurang lebih empat bulan ke depan untuk meningkatkan kinerja," katanya.

Menurut dia, penyebab 30 OPD rendah dalam pelaksanaan program dan kegiatan adalah masalah administrasi.

"Misalnya terkait surat-surat keputusan atau penunjukan pejabat pengelola kegiatan, kalau dari aspek teknis mungkin dari sisi gagal lelang, atau mungkin ada kegiatan-kegiatan yang sudah seharusnya dilakukan lelang tetapi belum berjalan," katanya. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment