Pelajar Sentra Pendidikan Teriak Tolak Narkoba!

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Puluhan Pelajar yang merupakan Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan SMP di Sentra Pendidikan, Jalan Limau Asri, SP IV, meneriakan tolak narkoba, Selasa (29/8). Seruan tersebut dipandu oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  (BP3A-KB) Mimika, Alice Wuanma, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Mimika, Syarifudin.

Teriakan keras menolak Narkoba dilakukan dalam Penyuluhan Penanggulangan Narkoba dan Pre Menstrual Syndrome (PMS) yang digelar oleh BP3A-KB bekerja sama dengan BNN Mimika di aula sosialisasi Sentra Pendidikan. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan informasi tentang bahaya narkoba dan pengetahuan tentang PMS bagi pelajar perempuan.

“Sama-sama harus teriak keras Narkoba No dan Prestasi Yes!. Kalian semua harus berteriak keras dan menolak yang namanya Narkoba,”ungkap Sekda Ausilius di hadapan puluhan pelajar tersebut.
Sekda Ausilius mengatakan, sekarang merupakan era globalisasi dengan kemajuan pesat di berbagai bidang.

Menurut Ausilius, perkembangan di bidang teknologi terbukti dengan munculnya berbagai macam merek Hand Phone (HP) yang juga bisa dimiliki oleh setiap orang termasuk pelajar. Kecanggihan HP pun kian meningkat sehingga bisa mengakses berbagai situs yang bisa mempengaruhi mentalitas generasi muda. Di mana saat ini banyak manusia memanfaatkan HP sebagai pengakses bisnis penjualan Narkoba yang akan ditawarkan kepada sesama melalui WhasApp, Facebook serta media sosial lainnya.

Akan tetapi menurut Ausilius, sebagai manusia yang berakal budi baik, harus mampu memisahkan antara kebaikan dan keburukan yang bisa menyelamatkan diri dari jeratan narkoba.

“Main HP atau mengenal teknologi tidak dilarang, tapi harus bisa menilai mana baik dan mana yang buruk,” tuturnya.

Kegiatan yang didanai oleh APBD 2017 tersebut, Ausilius menuturkan, sebagai pelajar harus bisa menilai sisi negatif dan positif dalam keberlangsungan hidup, dengan demikian langkah awal untuk menghindari diri dari jeratan narkoba adalah menjauhkan Minuman Keras (Miras). Karena jika sudah mengkonsumsi Miras, maka sudah pasti menemukan pintu narkoba, seks bebas serta kecanduan barang haram lainnya yang berujung kepada kematian sia-sia.

“Kalau kamu sudah sentuh miras, berarti kamu akan ketemu narkoba dan dilanjutkan dengan seks bebas selanjutnya menderita AIDS dan mati tidak berguna,”tuturnya.


Sementara itu dalam laporan panitia pelaksana penyuluhan, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BP3A-KB tahun 2017 nomor, 1.12.01.01.21.01.5.2 terkait kegiatan penyuluhan dan penanggulangan Narkoba dan PMS di setiap Sekolah. Pelaksanaan penyuluhan tersebut juga dilaksanakan dengan target merangkum seluruh pelajar se Mimika. Dimulai dari pelajar SMP, SMA dan SMK yang akan dilaksanakan mulai 29 Agustus hingga 2 September 2017. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment