Pelaku Unjuk Rasa Anarkis Akan Terus Bertambah

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Polres Mimika hingga kini terus melakukan penyelidikan disertai pemeriksaan terhadap sejumlah mantan karyawan PT. Freeport Indonesia (PTFI), yang terlibat dalam aksi unjuk rasa berujung tindakan anarkis di tiga lokasi berbeda di Kota Timika, pada Sabtu 19 Agustus 2017. Dari hasil penyelidikan nanti, diperkirakan jumlah tersangka baru sebagai pelaku pengrusakan dan pembakaran akan terus bertambah.

Meskipun saat ini kondisi Kamtibnas di Kota Timika sudah kondusif pasca unjuk rasa anarkis mantan karyawan PTFI, kontraktor dan privatisasi, namun pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap peserta atau pelaku unjuk rasa anarkis.

Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon dalam konferensi pers yang dilakukan di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (30/8), menyatakan, penyelidikan dan pemeriksaan mantan karyawan PTFI yang dilakukan jajarannya akan menambah sejumlah tersangka lain yang melakukan aksi kekerasan di tiga lokasi tersebut, antara lain Check Point 28, terminal bus Gorong-gorong dan kantor PT. Petrosea Tbk. Dua lokasi diantaranya merupakan titik vital perusahaan PTFI.

Kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu mengakibatkan kerugian hingga milyaran rupiah. Di lokasi di Check Point 28, Kapolres menambahkan, mantan karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa anarkis telah melakukan perusakan 29 unit sepeda motor milik warga (Karyawan yang aktif bekerja-Red), satu pos security (Pengamanan-Red), satu excavator dan satu trailer. Sedangkan di lokasi Gorong-gorong petugas kepolisian menemukan 150 unit sepeda motor di rusak dan dibakar, serta satu unit bus di bakar. Sementara untuk di lokasi PT Petrosea ada sebanyak 21 unit sepeda motor di rusak, 18 unit kendaraan roda empat dan satu unit bus di rusak.

Saat ini, Victor menyatakan, sudah ada 11 orang mantan karyawan PTFI yang di jadikan tersangka, dan jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah.


“Selain pelaku pengrusakan, para provokator juga akan kita jadikan tersangka” kata Kapolres. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment