Pemerintah Buka Akses Transportasi Udara di Asmat

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) – Pemerintah Kabupaten Asmat terus mendorong dan membuka akses transportasi udara dengan menambah jadwal penerbangan pesawat perintis maupun pembenahan serta pengembangan Bandara Ewer.
Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, upaya membuka akses penerbangan dari dan keluar Asmat tidak hanya dilakukan pemerintah daerah setempat. Tetapi juga didukung oleh pemerintah pusat dan provinsi.
Tahun ini, pemerintah pusat memberikan subsidi untuk penerbangan perintis Susi Air dengan rute Merauke-Ewer dua kali dalam satu minggu, Merauke-Kamur dan Kamur-Ewer masing-masing satu kali seminggu.
“Sedangkan dari Timika-Ewer dua kali seminggu dengan pesawat perintis Susi Air. Yang sedang diproses juga saat ini, yaitu Dekai-Ewer dan Suru-Suru-Ewer masing-masing sekali seminggu. Itu juga perintis,” katanya di DPRD Asmat, Selasa (15/8).
Sementara Pemkab Asmat melalui APBD tahun ini, memberikan subsudi kepada penerbangan MaF Air dengan rute Timika-Ewer satu kali seminggu, dan penerbangan perintis Twint Otter DHC 6-300 rute Timika-Ewer tiga kali seminggu.
“Tujuan subsidi itu untuk memudahkan pasien rujukan cepat memperoleh pelayanan kesehatan di luar Asmat. Pasien yang dirujuk, keluarga yang mengantar 1 orang dan 1 tenaga medis tidak dipungut biaya. Sementara pelayanan kesehatan, tindakan medis dan biaya pengobatan pada rumah sakit rujukan akan ditanggung oleh BPJS dan KPS,” terang Elisa.
Sementara terkait pengembangan Bandara Ewer, pemerintah setempat telah memperpanjang landasan pacu (runway) bandara tersebut pada 2016 lalu, dan tahun ini diperpanjang lagi 600 meter.
“Sedangkan pemerintah provinsi akan bangun apron dan pemerintah pusat bangun taxy way Bandara Ewer,” katanya.
Setelah selesai pembangunan landasan pacu, terminal (apron) dan fasilitas lainnya, pemerintah setempat berharap pada tahun 2018 Bandara Ewer dapat didarati pesawat berbadan besar jenis ATR.

“Sejak dua tahun terakhir pemerintah terus mendorong dan meningkatkan aksesibilitas transportasi udara di Kabupaten Asmat. Begitu pun dengan transportasi laut, kita terus dorong,”tandasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment