Pemkab Diminta Tambah Perumahan Rakyat

Bagikan Bagikan

SAPA (ASMAT) – Pemerintah Kabupaten Asmat diminta untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, khusus terkait pembangunan perumahan rakyat yang disalurkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Asmat, Daniel S. Toding, Selasa (15/8). Katanya, tugas pokok dan fungsi Komisi C mencakup beberapa bidang, salah satunya terkait pemukiman.
“Banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami saat turun reses maupun kunjungan kerja, terutama berkaitan dengan pembangunan rumah rakyat,” ungkap politisi Partai NasDem Asmat itu.
Menurut dia, cukup banyak masyarakat yang menginginkan agar pemerintah membangun perumahan rakyat, dan permintaan tersebut disampaikan melalui anggota dewan. Hanya saja setelah ditampung dan dilanjutkan kepada pemerintah daerah, banyak pula yang tidak diakomodir.
“Kami tetap mendukung kemajuan di kabupaten ini. Tapi kami harapkan juga agar apa yang kami rekomendasikan terkait pembangunan rumah itu bisa diakomodir oleh pemerintah daerah. Karena apa yang kami rekomendasikan itu merupakan permintaan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap agar eksekutif menghargai aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung melalui legislatif. “Perlu sinergitas antar eksekutif dan legislatif dalam pembangunan masyarakat. Oleh karena itu kami harapkan dua lembaga ini tetap bekerja sama,” ujarnya.
Walau banyak aspirasi pembangunan rumah rakyat yang diajukan melalui anggota dewan tidak diakomodir, kata Daniel, pihaknya bisa memaklumi. Sebab hal itu menurutnya tergantung juga dengan ketersediaan anggaran di daerah.
“Tapi ada juga yang diakomodir, meski belum sepenuhnya karena mengingat keterbatasan anggaran kita. Ada juga yang diprogramkan oleh SKPD, sehingga kami tidak perlu usulkan lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu menegaskan pemerintah setempat telah dan akan membangun kurang lebih 1.000 unit rumah masyarakat. Pada tahun 2016 lalu, pemerintah telah membangun 511 unit, dan tahun ini sedang dalam pengerjaan sebanyak 432 unit.

“Itu semua merupakan aspirasi masyarakat, baik yang diprogramkan oleh eksekutif maupun disampaikan melalui DPRD. Memang masih banyak yang harus pemerintah kerjakan, dan itu kembali kepada ketersediaan anggaran kita,” terangnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment