Pemkab Mimika Bentuk Tim Ungkap Aktor di Poumako *Dinsos akan menangani nelayan pengungsi

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE, MH mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika akan membentuk tim untuk mencari tahu siapa aktor dibalik insiden berdarah yang terjadi disekitar Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako, pada Rabu 9 Agustus pekan kemarin. Selain itu, Dinas Sosial (Dinsos) disebutkan akan memberikan bantuan kepada nelayan pengungsi yang saat ini berada di Sekretariat KKJB.

“Saya sudah sampaikan, dalam satu minggu ini kita akan mencari provokatornya siapa, dan kita akan proses hukum dulu, dan selanjutnya nelayan-nelayan itu akan kerja seperti biasa,” kata Bupati Eltinus Omaleng ketika diwawancara usai menghadiri HUT KKJB di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (12/8).

Menurut Bupati, siapa saja sebenarnya bisa mencari ikan diperairan Indonesia, termasuk di Mimika. Sehingga, kata Bupati, tidak ada larangan bagi siapa saja warga Negara Indonesia untuk untuk mencari sumber daya alam Indonesia. Karena tanah, air dan sebagainya termasuk sumber daya alam di lautan adalah milik Negara, dan dinikmati oleh seluruh warga Negara.

Nantinya setelah situasi kembali kondusif, kata Bupati, Pemkab Mimika akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan lembaga adat. Agar nelayan-nelayan yang kini mengungsi di Kota Timika bisa dikembalikan ke Poumako dan kembali bekerja seperti biasanya.

“Siapa saja tidak bisa melarang, karena itu Negara punya, dan siapa saja bisa bekerja untuk menangkap ikan. Setelah kembali normal, nelayan-nelayan itu akan dikembalikan ke Poumako,” ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, berkaitan dengan pengungsi nelayan yang saat ini ditampung di Sekretariat KKJB, Pemkab Mimika dalam hal ini Dinsos akan memberikan bantuan social hingga ada kepastian kapan nelayan-nelayan tersebut bisa kembali ke Poumako untuk melaut.


“Jadi berkaitan dengan pengungsi yang sekarang ini ada di Sekretariat KKJB, kami barusan tahu itu, dan akan menanganinya. Berkaitan dengan bantuan bantuan kepada pengungsi, nanti kami akan koordinasikan dengan Dinas Sosial sampai dengan tuntas,” ungkap Bupati. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: