Pemuda Katolik Minta Demmy Daskunda Dijadikan Tersangka

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Pemuda Katolik (PK) Timika menyatakan tidak akan mencabut laporan polisi (LP) terhadap Demmy Daskunda yang memposting foto Pastor Adrianus Warjito, SCJ saat menghadiri demo guru honor yang menuntut pembayaran insentif di Pemkab Mimika beberapa waktu lalu. Postingan  ini menjadi viral  di media sosial.

Bahkan PK meminta kepolisian untuk segera menaikkan status pemilik akun media sosial bernama Demmy Daskunda itu dari saksi menjadi tersangka. Hal ini agar memberikan efek jera bagi siapa saja, sehingga tidak mengulangi hal serupa yang dapat menimbulkan kekacauan di daerah ini.

“Perbuatan Demmy Daskunda dengan cara memposting foto disertai tulisan terhadap salah satu pastor di Kabupaten Mimika telah menyakiti ribuan umat Katolik. Karena itu kami minta polisi untuk tetap melanjutkan proses hukum terhadap Demmy Daskunda,” kata Sekretaris PK sekaligus saksi pelapor kasus ini, Blasius Narwadan dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Serayu, Senin (31/7).

Pernyataan PK akan terus mengawal kasus ini hingga yang bersangkutan masuk ke terali besi, mendapat dukungan dari perwakilan Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), tokoh agama Katolik, penasehat hukum dan seluruh tokoh dan pemuda katolik yang hadir dalam kegiatan konferensi pers itu. Kepolisian diminta cepat menangani kasus ini.

“Kami minta  Kapolres sebagai pemimpin tertinggi kepolisian di Mimika, secepatnya dan dengan serius memperhatikan kasus ini. Jadi kami minta Kapolres secepatnya mendatangkan ahli-ahli itu. Kami Pemuda Katolik tidak akan mencabut masalah ini sampai tersangka di jeruji besi. Kasus ini kami akan kawal sampai akhir,” tegas Blasius.

PK memberikan batasan waktu kepada pihak kepolisian, agar dalam minggu ini sudah bisa menetapkan Demmy Daskunda  sebagai tersangka, selanjutnya menahan yang bersangkutan.

“Kalau tidak ada, kami pemuda katolik akan turun jalan secara damai dan mempertanyakan ini kepada pihak berwajib,” tegas Blasius.

Pernyataan senada juga disampaikan Erik Welafubun selaku pemuda katolik, sekaligus saksi dalam kasus ini. Ia menyatakan secara tegas tidak akan ada proses mediasi untuk menghentikan proses hukum Demmy.

“Proses hukum ini tetap kita jalankan, jadi tidak ada proses mediasi. Bila perlu kita bawa yang bersangkutan sampai di rumah pesakitan,” tegas Erik.

Ignatius Adii selaku tokoh Katolik yang juga Ketua FKUB Mimika, dalam pertemuan ini mengatakan, mendukung penuh apa yang dilakukan PK dalam mengawal kasus ini. Sebab menurut dia, dukungan diberikan bukan lantaran membenci Demmy Daskunda atas perbuatannya, melainkan untuk memberikan efek jera kepada yang bersangkutan.

“Kita tetap menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, kita tidak boleh menjadi penyebab kekacauan di daerah ini. Kita mau berikan ganjaran, sebab kalau itu dibiarkan maka daerah ini mau jadi apa. Kita ada di kita punya daerah ini maka tidak boleh main-main dalam beberapa hal,” kata Ignatius Adii.

Selain itu Ignatius Adii juga menjelaskan, pamahaman tentang pastor perlu dipahami secara baik. Sebab, pastor selain sebagai pelayan Tuhan dan umat, pastor juga berperan dalam memperjuangkan hak-hak umat yang terindas, apalagi dengan melihat realita yang sedang dihadapi umat. Maka sudah tentu pastor akan terketuk hatinya dan berperan serta membantu umat dalam memperjuangkan hak-haknya.

“Salah satu tugas mereka (Pastor-red) adalah pelayan, mereka bukan untuk mencari tambahan. Dengan peristiwa ini kita mau menjelaskan kepada public, bahwa seorang pastor ini tidak sama dengan yang lain. Para misionaris merumpun masuk ke sini (Mimika-red), dan pendidikan sebagai sarana pewarta, tidak terlepas seorang pastor berperan disitu,” jelas Adii.

Sementara itu Gregorius Okoare selaku perwakilan Lemasko, menyampaikan, pihaknya akan terus mendukung langkah-langkah hukum yang diambil PK atas kasus ini. Sebagai lembaga masyarakat adat dan pemilik hak ulayat di Mimika, Lemasko akan mengawal kasus Demmy Daskunda hingga tuntas.

“Oleh sebab itu kami kumpul malam hari ini untuk sama-sama kita sharing, yang pada intinya mau memberikan tanggapan atau dukungan besar terhadap pastor kami,” kata Gery, sapaan akrab Gregorius Okoare.

Selanjutnya, penasehat hukum PK, Yoseph Temorubun, menyampaikan pihaknya sangat mengecam keras tindakan yang dilakukan Demmy Daskunda. Yoseph menegaskan, siapapun oknum-oknum yang berada dibalik perbuatan yang dilakukan Demmy Daskunda, pihaknya tidak akan mundur untuk terus mengawal dan memberikan solusi maupun masukan terhadap proses hukum ini.

“Bahwa siapapun yang berada dibalik Demmy Daskunda, agar polisi bisa mengungkap sampai ke akar-akarnya. Buat kami, siapapun dia dibelakang dia, kami tidak akan mundur, sekalipun kami ditembak,” tegas Yoseph. (Saldi)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: