Pendataan Nelayan Diperketat

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA)Untuk mengetahui legalitas operasional dan jumlah pasti nelayan lokal (Masyarakat asli Papua-red) maupun non lokal (Masyarakat pendatang-red) di Kabupaten Mimika, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) akan memperketat proses pendataan. Pendataan terkait persyaratan operasional dilakukan mulai dari kepemilikan surat izin operasional, kelayakan peralatan tangkap dan beberapa persyaratan lainnya.

Kepala DKP Mimika, Leetje A. Siwabesi mengatakan, selain untuk mengetahui legalitas operasional  serta jumlah pasti nelayan Mimika, pendataan juga bertujuan untuk kepentingan pembuatan dan penerbitan kartu nelayan.

"Pekan ini petugas kami sudah mulai melakukan pendataan jumlah nelayan di Mimika, baik itu nelayan lokal asli Papua maupun nelayan non-Papua. Kalau nanti data mereka sudah pasti, itu berarti mereka berhak dapatkan kartu nelayan," kata Leetje ketika ditemui di Kantor Sentra Pemerintahan, Distrik Kuala Kencana, Senin (7/8).  

Leetje juga menjelaskan, pendataan ini juga agar DKP memiliki data valid nelayan yang akan menerima kartu nelayan. Dan persayaratan untuk mendapatkan kartu nelayan adalah mereka yang benar-benar berprofesi sebagai nelayan, yang setiap harinya melaut untuk menangkap atau mencari ikan serta hasil laut lainnya.

DKP Mimika berkomitmen untuk membagikan kartu nelayan secara bertahap yang ada di wilayah Mimika. Namun, untuk saat ini Leetje mengakui belum bisa memberikan jumlah pasti nelayan di Mimika, sebab jumlah tersebut tidak dihafal secara pasti oleh dia.

“Saya tidak hafal berapa jumlah nelayan kita, karena itu perlu ada daftar data yang pasti,” katanya.
Diharapkan proses pendataan yang sementara dilaksanakan segera rampung, agar dalam waktu dekat DKP segera mencetak kartu tersebut untuk selanjutnya distribusikan kepada para nelayan.


Kartu nelayan ini banyak kegunaannya, salah satu itu sebagai asuransi dan untuk mendapatkan BBM bersubsidi bagi nelayan. Sehingga kita harapkan semua nelayan di Mimika bisa memperoleh kartu tersebut, harapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment