Pengendara Motor Tewas Tergilas Trailer

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Korban, seorang pengendara motor bernama Alpinus Kum, tewas tergilas trailer (truk pengangkut kontainer-red) milik salah satu perusahaan ekspedisi di Mimika. Korban tergilas karena diduga melambung trailer dari sisi kiri, Rabu (2/8), sekira Pukul 13.00 WIT di Jalan Caritas - Poros SP 5.

Seorang saksi yang tidak ingin menyebutkan namanya menjelaskan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju di Jalan Poros SP 5 dari arah sekolah KPG, searah dengan trailer. Dikarenakan lebar trailer hampir memenuhi badan jalan, membuat korban tak bisa melambung dari sisi kanan. Akhirnya korban yang membonceng seorang rekannya, memaksa melambung trailer dengan menerobos melalui sisi kiri.

Dikarenakan posisi sepeda motor terlalu berdekatan dengan ban bagian depan trailer, mambuat rekan korban yang dibonceng menjadi kaget, lalu melompat dari atas motor. Akibat lompatan tersebut, motor yang dikendarai korban mengalami goncangan dan tak dapat dikendalikan. Akhirnya sepeda motor korban menyenggol ban trailer, yang menyebabkan korba terjatuh dan tergilas trailer.
Sepeda motor yang dikendarai oleh korban mengalami kerusakan, sedangkan korban tewas ditempat dan langsung di evakuasi ke RSMM Caritas.

Dari pantauan Salam Papua dilapangan, keluarga korban tidak terima dengan kecelakaan tersebut, dan meminta pertanggungjawaban dari pengemudi trailer dan perusahaan ekspedisi.
Sempat terjadi cekcok antara keluarga korban dan pihak kepolisian, namun hal tersebut berhasil di redam. Pihak kepolisian memberikan pemahaman secara konstruktif pada keluarga korban, untuk bertemu langsung dengan pihak perusahaan tempat dimina pengemudi trailer bekerja. Keluarga korban kemudian di arahkan ke Kantor Pelayanan Polres Mimika beserta barang bukti trailer dan sepeda motor korban.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakapolres Mimika Kompol Arnolis Korwa, SH dan Kasat Lantas AKP Domiggus Samuel Tatiratu, SIK sebagai mediator. Selajutnya perwakilan dari perusahaan PT. Indo Papua yakni Tedi S, Imam S, dan Feni, serta perwakilan dari keluarga korban dalam hal ini Jimi Kum, Karel Kum, Opi Uamang, dan Jekson Beanal.

Dalam pertemuan tersebut wakapolres mengatakan, intinya tidak ada yang menghendaki terjadinya peristiwa kecelakaan ini, namun bisa saja Tuhan berkehendak lain. Oleh sebab itu keluarga korban diminta membicarakan hal tersebut dengan baik, sehingga bisa memperoleh kesepakatan yang baik.
“Kita tidak menginginkan hal ini terjadi, tapi karena kehendak Tuhan. Saya minta supaya korban dimakamkan dengan wajar,” kata wakapolres seraya menambahkan, setelah pemakaman korban barulah pertemuan dilanjutkan untuk membicarakan hal-hal yang diingikan antara pihak keluarga dengan perusahaan PT. Indo Papua.

Selanjutnya Kasat Lantas pada kesempatan yang sama, menyampaikan agar keluarga korban harus bisa menahan diri, dan sebisa mungkin membicarakan hal ini dengan baik demi kebaikan semua pihak. Juga tidak menyampaikan hal-hal yang dapat memancing emosi warga korban yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

“Harus dibicarakan baik-baik, supaya tidak menyebar dan terjadi masalah baru,” katanya kasat lantas.
Dalam pertemuan itu, keluarga korban meminta pengemudi trailer bertanggungjawab, sekaligus meminta PT. Indo Papua menanggung biaya pemakaman korban sekaligus tanggapan terkait besar biaya yang akan diberikan untuk pemakaman. Selanjutnya juga mengatakan pertemuan yang ikut dihadiri PT. Indo Papua dinilai baik, meski peristiwa ini hanya melibatkan oknum dan akhirnya ikut melibatkan perusahaan.

“Kami hanya minta perusahaan tanggung biaya pemakaman, dan kami juga tanggapi baik karena ini kesalahan oknum, tapi perusahaan ikut kena,” kata Jimmy Kum.

Perwakilan PT Indo Papua mengaku perusahaannya bertanggungjawab untuk menanggung biaya pemakaman, dan meminta rinciannya sehingga perusahaan bisa segera membayar.

“Kami bertanggung jawab terhadap kecelakaan, dan kami meminta kepada keluarga korban untuk membuat rinciannya supaya kami bisa membayarkannya,” kata Imam S. (Ricky Lodar)



  
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. informasinya uptodate ya!
    ini nih daftar aplikasi buat android yang banyak menarik pertahtian
    coba di check

    ReplyDelete