Perda Belum Diusulkan ke DPRD

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kepala Bagian Hukum Setda Mimika, Sihol Parningotan, SH mengatakan, pemerintah belum mengusulkan beberapa Peraturan Daerah (Perda) ke DPRD untuk dibahas. Alasannya, masih harus dikonsultasikan bersama tim dari Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).

Diakui Sihol, meski telah dilakukan pra pembahasan, prosesnya tetap melalui diskusi yang dilakukan secara intens bersama tim dari Dirjen Otda. Selanjutnya barulah diserahkan ke DPRD. Hal ini dijelaskan Sihol saat ditemui awak media di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (22/8).

“Memang sudah ada banyak yang telah dipersiapkan, tapi kerena dengan kondisi kita akhir-akhir ini, maka harus dikonsultasikan secara intens bersama tim Dirjen Otda. Kalau pun kita sudah siapkan materi-materinya, tapi dari tim Dirjen Otda harus melihat ulang substansinya,” jelas Sihol.

Selanjutnya bagian hukum juga akan mengkaji ulang berapa banyak perda yang harus diusulkan, dalam hal ini terkait target perda. Jika memang sangat mendesak, maka akan diusulkan.

Diungkapkan Sihol, beberapa perda yang harus diusulkan antara lain Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perda non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Yang pasti sebelum diusulkan ke DRPD, kita akan fokus dampingi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengusulnya,” katanya.

Selain itu, kata Sihol, ada beberapa perda yang sudah tidak berguna (tidak relevan-Red) yang tetap diusulkan. Sebab, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, meski perda dinilai telah lama dan tidak relevan, namun akan terus dikaji dan diusulkan, serta dibahas bersama DPRD.


“Bahas dan tidaknya suatu perda ke DPRD, itu tergantung dari masing-masing SKPD. Karena SKPD yang punya raperda, perda, anggaran rumah tangga. Untuk perda yang tidak relevan, itu tetap dikaji ulang. Itu makanya kami sering surati setiap SKPD,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment