Polisi Identifikasi Kelompok Penembakan di Mile 60

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya setelah melakukan investigasi terkait aksi teror penembakan di Mile 60, Distrik Tembagapura pada 17 Agustus kemarin dan telah berhasil mengindentifikasi kelompok yang melakukan aksi tersebut. Namun, kepolisian belum bisa menyebutkan kelompok yang dimaksud.

“Kita sudah olah TKP, kita sudah investigasi. Kelompok yang melakukan kita sudah identifikasi, hanya tentu tinggal waktu saja,” kata Boy Rafli usai memantau kondisi terakhir di area PT Petrosea Tbk pasca aksi penyerangan, Sabtu (19/8) malam.

Menurut Boy Rafli, pihaknya telah memiliki data-data kelompok tersebut berdasarkan peristiwa serupa yang sudah terjadi sebelumnya. Kelompok ini mobile diantara bukit-bukit dalam melakukan aksinya, dan lokasinya disekitaran Kali Kabur area pembuangan limbah tambang Freeport (tailing-Red).  

“Ada kaitan dengan teror-teror penembakan sebelumnya. Pokoknya mereka pelaku bersenjata api, kita sudah punya data-data mereka. Karena beberapa peristiwa terkait sebelumnya juga sudah dapat. Nah, ini mereka memang mobile diantara bukit-bukit sekitar yang ada diantara Mile 60 sampai 68. Diantara Kali Kabur, mereka di sana,” kata Boy Rafli.

Saat ini, kata Boy Rafli, karyawan Freeport sudah bisa melewati lokasi yang sebelumnya menjadi sasaran teror penembakan. Bahkan pihaknya telah memastikan kondisi keamanan di lokasi tersebut.

“Kita belum bisa sebutkan sekarang. Konvoi kendaraan sudah bisa, tidak ada masalah. Karyawan-karyawan yang turun sudah jalan kok, kami pastikan sudah jalan dan tidak ada masalah,” katanya.

Sebelumnya, aksi teror penembakan terjadi di Mile 60 terhadap kendaraan LWB milik Freeport dengan nomor lambung 01-4837 yang dikemudikan Nikson Moningka. Aksi penembakan tersebut juga melukai seorang anggota Brimob, Bharata R Arga akibat terkena serpihan kaca. Saat kendaraan LWB 01-4837 ditembak sekelompok OTK, pengemudi dan dua anggota Brimob termasuk korban langsung menumpang kendaraan pick up pengawas Lowboy kembali ke Mile 58.


Setelah di investigasi dengan melakukan olah TKP, petugas menemukan 12 selongsong peluru yang diduga dari senjata api jenis AK, SS1 dan Styer. (Saldi)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment