Polres Jayawijaya Ajukan Rp15 Miliar Untuk Pilkada

Bagikan Bagikan

SAPA (Wamena) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Provinsi Papua, mengajukan Rp15 miliar untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Jayawijaya pada Juni 2018.

"Perincian biaya sudah kami ajukan dan mudah-mudahan tidak ada perubahan. Saya sudah ajukan ke pemerintah daerah sebesar Rp15 miliar, di luar dari biaya untuk TNI," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Rabu (2/8).

Menurut Yan, telah disiapkan 248 orang dari 478 personel yang ada di Mapolres Jayawijaya dan jajaran polsek untuk mendukung pengamanan dan kelancaran pilkada di 40 distrik di wilayah itu.

"Kebutuhan dana paling banyak untuk cipta kondisi, transportasi dan makan anggota," katanya.

Ia mengatakan kegiatan cipta kondisi dalam rangka pilkada mulai dilakukan Desember 2017, Februari hingga Juni 2018.

"Kalau pengamanan Kantor KPU Jayawijaya dan calon itu di luar dari yang kami usulkan. Karena kalau Kantor KPU dan kandidat itu mereka ajukan permohonan dan anggaran oleh yang ada di KPU," katanya.

Menurut dia, pengajuan dana pengamanan pilkada sudah disampaikan untuk dibahas dalam sidang APBD Perubahan Kabupaten Jayawijaya 2017.

"Belum ada konfirmasi sampai sekarang," katanya.

Sementara biaya pengamanan pemilihan gubernur Papua tahun 2018 di Jayawijaya, Yan mengatakan kebutuhan masing-masing polres akan diajukan secara kolektif oleh Polda Papua ke pemerintah provinsi. (ANT)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment