Program Asupan Gizi Digalakkan 13 Puskesmas

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) – Pemerintah Kabupaten Asmat terus mendorong peningkatan pelayanan di Kabupaten Asmat. Khusus di bidang kesehatan, pemerintah setempat memiliki program andalan untuk membangun sumber daya manusia, yakni Program 1000 Pertama Kehidupan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat, dr. Pieter Pajala mengatakan program 1000 hari pertama kehidupan manusia itu sejatinya memberikan azupan gizi bagi ibu hamil dan bayi selama kehamilan dan setelah kelahiran.

Disebutkan, ada 13 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang akan menggalakkan program itu.
“Program ini sudah dimulai dari tahun lalu, Puskesmas Agats sebagai contohnya. Tahun ini, 12 puskesmas lain akan menggalakkannya setelah bupati membuka program ini serentak,” kata Pieter Pajala, Rabu (9/8).

Ia menjelaskan, program 1000 hari asupan gizi dimaksud agar bayi dalam kandungan serta ibu hamil tetap sehat. Asupan gizi terus diberikan setelah proses melahirkan, dan anak tumbuh hingga di usia dua tahun.

Program ini bertujuan agar pertumbuhan anak menjadi lebih baik, sehat dan cerdas. Saat masuk sekolah dasar, tim terpadu akan memantau perkembangan anak. Selanjutnya program akan dievaluasi.

“Jadi 9 bulan dalam kandungan dan dua tahun setelah lahir diberi asupan gizi. Akan dilihat pertumbuhannya di SD,” ujarnya.

Pajala mengatakan, secara teknis program 1000 hari asupan gizi ditangani oleh tim terpadu dari beberapa instansi, yakni Dinas Kesehatan, Keuangan, Pertanian dan Pendidikan.

“Pertanian dilibatkan karena berhubungan dengan sayur-mayur yang segar. Pendidikan terkait masalah pengetahuan. Sementara kami melibatkan dokter kandungan dan puskesmas untuk melaksanakan setiap bulan,” tuturnya.

Menurut dia, program tersebut masih harus disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, karena ada yang belum memahaminya.

“Karena ada yang minta dikasih uang saja dari pada makan. Padahal program ini bagus untuk kesehatan ibu dan bayi,” ujarnya.

Pajala menambahkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan pendataan ibu hamil di kampung-kampung. Hanya saja upaya tersebut belum optimal, karena masih minimnya kesadaran masyarakat.


“Sangat baik kalau diketahui kehamilannya sejak dini, supaya pembentukan organ dan natrium, terutama otak itu lebih bagus,” imbuhnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment