Realisasi Beras Merauke Mencapai 39 Persen

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Manajemen Perum Bulog Divisi regional (Divre) Papua mengungkapkan realisasi pengadaan beras di Kabupaten Merauke telah mencapai 39 persen dari target penyerapan di Papua dan Papua Barat yang sebesar 46 ribu ton.

"Pengadaan di Merauke dari panen rendengan sudah mencapai 39 persen, nanti di panen gadu rencananya Agustus. Kita harapkan akhir bulan ini sudah mencapai 50 persen karena kalau digabung dengan dari Nabire dan Manokwari sudah masuk 49 persen," ujar Kepala Bulog Divre Papua Fauzi Muhammad, di Jayapura, Rabu (2/8).

Ia menyatakan hingga kini Bulog masih optimis bisa melewati target penyerapan di 2017, terutama karena terus bertambahnya luas areal tanam padi di Merauke, Nabire dan Manokwari.

"Agustus petani kembali panen dan kita akan tetap berupaya mengadakan pengadaan beras, kita harapkan target yang 46 ribu ton dapat tercapai," kata dia.

"Saya malah optimis kita bisa mencapai 50 ribu ton. Dan rating persentase pengadaan di Papua masuk peringkat enam se-Indonesia," sambungnya.

Fauzi mengakui dalam upaya menyerap beras di Merauke, kendala utama justru dialami oleh para petani karena umumnya proses pengeringan yang dilakukan masih sangat tradisional.

"Kendala yang ada di Merauke masih dihadapkan dengan cuaca, itu saja. Kalau cuacanya baik kita cepat mencapai target. Sekarang di Merauke kondisinya kadang-kadang panas 1-2 jam lalu hujan lagi, sedangkan sarana lantai jemurnya masih kurang," ujarnya lagi.

Menurutnya peran produksi beras di Merauke bagi Papua dan Papua Barat sangat penting karena hasilnya bisa untuk memenuhi sebagian kebutuhan beras bagi ASN, TNI dan Polri di wilayah tersebut. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment