Ribuan Warga Ramaikan Karnaval dan Seka Massal

Bagikan Bagikan



SAPA (TIMIKA) - Kurang lebih 15.000 warga Timika meramaikan karnaval dan seka (tarian Suku Kamoro) secara massal yang digelar Pemkab Mimika dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72, Jumat (18/8).

Karnaval yang digelar terbagi menjadi dua kategori, yaitu karnaval jalan yang melibatkan ribuan pelajar dari tingkat PAUD hingga SMA dan SMK di Kota Timika, dan karnaval mobil hias yang melibatkan instansi pemerintah, swasta, peguyuban, dan komunitas masyarakat yang ada di Timika.

Rangkaian kegiatan karnaval dan seka massal tersebut dibuka oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Khusus untuk karnaval jalan tingkat TK mengambil rute dari Graha Eme Neme Yauware-Jalan Budi Utomo, dan berakhir di Mulia Mini Mall (Gelael) Jalan Cenderawasih. Untuk karnaval jalan tingkat SD dimulai dari Graha Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Belibis, dan kembali ke Graha Eme Neme Yauware. Untuk tingkat SMP dan SMA dimulai dari Graha Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Hasanuddin, Jalan Budi Utomo, dan kembali ke Graha Eme Neme Yauware.

Karnaval mobil hias dimulai dari lapangan pusat pemerintahan SP3, Distrik Kuala Kencana menuju pusat kota dengan menyusuri rute Jalan Cinderawasih, Jalan Budi Utomo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Hasanuddin, Jalan Budi Utomo, dan berakhir di Graha Eme Neme Yauware.

Usai karnaval, dilanjutkan dengan seka massal yang juga melibatkan para pelajar dan warga. Seka massal digelar di sepanjang Jalan Belibis.

Salah satu peserta karnaval jalan mengaku bangga dan bahagia karena bisa berpartisipasi dan dapat mengenal budaya yang ada di Nusantara mengingat karnaval kali ini bertemakan "Budaya Nusantara".

Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat membuka kegiatan karnaval jalan juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi para pelajar di semua tingkat pendidikan di Mimika dalam memeriahkan HUT Ke-72 RI dengan kegiatan karnaval dan seka massal.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta akan Tanah Air dan budaya sendiri, termasuk menumbuhkembangkan rasa solidaritas di Mimika. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment