Robert Albert Sosialisasi Mekanisme Jalur Independen

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Salah satu bakal calon wakil Bupati Mimika Albert Bolang, SH. MH mengatakan, tim Robertus dan Bolang (R n B) telah turun ke kampung-kampung untuk melakukan sosialisasi terkait mekanisme pemberian dukungan kepada bakal calon yang maju melalui jalur independe. Sebab, sejauh ini banyak masyarakat yang belum mengetahui mekanisme pencalonan melalui jalur independen.

“Selaku salah satu bakal calon wakil bupati tentunya tugas kami adalah melakukan sosialisasi menyangkut soal mekanisme dukungan untuk jalur independen,” kata Albert Bolang saat ditemui diruang kerjanya di kantor Advokat di jalan Ahmad Yani, Rabu (23/8).

Albert menjelaskan, dalam sosialisasi tersebut, pihaknya hanya fokus kepada pengumpulan dukungan  dan tidak mencuri start untuk berkampnye. Karena, belum sampai pada tahapan kampanye. Tapi sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh pihak penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU berkaitan dengan mekanisme maju melalui jalur independen atau perseorangan.

“Kami tidak bicara soal mengumpulkan serpihan-serpihan yang berantakan di Kabupaten Mimika untuk kita perbaiki, tapi kami lebih fokus pada sosialisasi bagaimana alur, aturan-aturan hukum menyangkut soal mekanisme itu,” jelasnya.

Menurut Albert, kandidat yang maju melalui jalur independen harus melalui tahapan yang cukup berat dan ketat. Minimal mengantongi 10% dari daftar pemilih tetap di Mimika yang nantinya akan diisi dalam lemabaran B.1 KWK perseorangan dan selanjutnya mengkopi database soft copy ke file database KPU dalam FlashDisk untuk diserahkan kepada KPU Kabupaten Mimika sebagai salah satu syarat pendaftaran.

“kita yang maju perseorangan ini cukup ketat karena harus kumpulkan KTP 10% dari jumlah DPT,” terang Albert.

Lanjut Albert, dalam lembaran B 1 KWK tersebut pendukung-pendukung harus menandatangani surat pernyataan bahwa tidak memberikan dukungan kepada kandidat manapun selain kandidat yang dimaksud, sehingga satu KTP hanya mempunyai kewenangan untuk memberikan hak dukungan kepada satu kandidat. Lembaran B1 KWK tersebut nantinya akan disalin di dalam setiap Kelurahan untuk diakumulasi siapa yang pendukung yang harus menandatangani lembaran tersebut, sehingga ada 2 lembaran yang harus ditandatangani oleh pendukung.

“Mereka (pendukung) harus tanda tangani lembaran B 1 KWK, yang nanti disalin ke setiap Kelurahan untuk diakumulasi,” lanjutnya. 

Albert menambahkan, sosialisasi tersebut yang perlu dilakukan oleh KPU Kabupaten Mimika kepada masyarakat, hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab KPU saja, tetapi juga tanggung jawab  kandidat yang maju melalui jalur perseorangan. Karena apabila tidak dilakukan sosialisasi, maka masyarakat akan tahu proses pengumpulan dukungan, selain itu menjadi kerugian bagi kandidat perseorangan.

“harusnya KPU yang lakukan sosialisasi ini, tapi kami yang maju perseorangan ini juga yang harus lakukan sosialisasi,” tambahnya.

Dirinya juga berharap dengan adanya sosialisasi tersebut pihaknya juga dapat menyampaikan visi dan misi dari kandidat, sebagai salah satu tawaran bagi masyarakat untuk memberikan dukungan.


“Disamping kita melakukan sosialisasi berkaitan dengan itu kita juga menyampaikan visi misi kami sebab masyarakat tidak akan memberikan dukungan kepada kita Apabila mereka tidak mengetahui visi misi kita,” harapnya (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment