Satpol Amankan 120 Liter Sopi di Pelabuhan Agats

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) — Petugas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asmat mengamankan sedikitnya 120 liter minuman keras lokal jenis sopi di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (24/8) dini hari.

Ratusan liter sopi itu disita oleh petugas Satpol PP dalam operasi miras ketika salah satu kapal penumpang bersandar di pelabuhan Agats.

“Ada yang diturunkan di dermaga, dan ada yang diturunkan di muara. Jadi dalam operasi itu, kami bagi dua tim. Tim pertama di dermaga, dan tim kedua mencegat di muara,” terang Kasie Operasi dan Pengendalian Dinas Satpol PP Kabupaten Asmat, Chris Titihalawa, Kamis (24/8).

Menurut Chris, razia di muara sungai dilakukan karena para pelaku menggunakan berbagai modus untuk menyelundupkan miras ke Agats. Salah satunya diturunkan ketika kapal memasuki muara, kemudian diangkut dengan menggunakan speedboat ataupun longboat.

Untuk mengelabui petugas, pelaku juga menggunakan berbagai cara agar tidak diketahui. Di antaranya, miras dikemas dalam kantong plastik lalu digabung dengan sayur kubis (kol). Ada pula yang disimpan dalam box ikan maupun koper pakaian.

“Yang kami sita itu dikemas dengan plastik, dilapisi koran dan berbentuk bulat. Lalu digabung dengan sayur kol. Ada juga yang gabung dengan ikan dalam box dan dalam koper pakaian,” ungkapnya.

“Itu modusnya, sehingga bisa lolos. Tapi kami menaruh curiga, dan setelah diperiksa ternyata sopi di dalamnya,” sambungnya.

Chris menjelaskan, ratusan liter miras itu kini diamankan di Kantor Satpol PP Asmat. Pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap para pelaku. Mereka akan diproses sesuai Perda Nomor 14 tahun 2011 tentang Larangan Miras di Kabupaten Asmat.

“Kami akan buatkan berita acara. Nanti petunjuk selanjutnya dari bupati. Ada tiga pelaku yang menyelundupkan ratusan liter miras itu, masing-masing berinisial S, R dan R. Kami telah ambil data-data dan menahan KTP mereka,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan tetap melaksanakan operasi guna menekan peredaran minuman keras di Kabupaten Asmat. “Kami akan terus lakukan operasi sebagaimana amanat perda,” pungkasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment