Satpol PP di Backup TNI-Polri Tertibkan Posko Liar

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Penertiban posko liar diseputaran Jalan Pendidikan, Jalan Kartini dan Jalan Budi Utomo dilakukan oleh Satpol PP dengan di back up aparat TNI-Polri. Penertiban yang dilakukan membongkar posko atau pos-pos yang berada dipinggir jalan dan dibangun oleh peserta aksi mogok karyawan sejak beberapa bulan lalu.

Pembongkaran dilakukan puluhan personil Satpol PP, Minguu (20/8) sejak pukul 12.00 – 13.30 WIT. Pembongkaran sengaja dilakukan, karena keberadaan posko dianggap mengganggu ketertiban umum, terutama yang berada di Jalan Pendidikan yang sangat berdekatan dengan aktifitas pelajar di SMP Negeri 2 Mimika.




"Seperti di trotoar misalnya, tempat berjalan kaki yang membuat masyarakat menjadi resah. Apalagi disamping sekolah, itukan murid-murid sudah merasa resah," kata Kabag Ops Polres Mimika, Kompol I Nyoman Punia.

Menurut Kabag Ops, keberadaan posko-posko liar seperti itu sangat tidak dibenarkan. Apalagi dijadikan tempat berkumpul massa yang pastinya menyebabkan adanya keresahan di masyarakat.
"Kita kawal Satpol PP. Pondok-pondok liar yang menjadi tempat berkumpul itukan tidak dibenarkan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Mimika, S. Marandof mengatakan, pembongkaran ini untuk menghindari adanya rencana-rencana pihak-pihak yang melakukan aksi mogok kerja, seperti misalnya rencana aksi demo dan lain sebagainya.

"Barang-barang ini sebentar dimusnahkan, dibakar. Kalau dibangun lagi pasti kita bongkar lagi. Karena disinilah tempat berkumpul bagaimana menyusun strategi, menyusun segala sesuatu jadi demo dan segala macam," terang Marandof.


Saat proses pembongkaran posko-posko yang berada didepan kediaman Ketua SPSI Freeport Jalan Pendidikan, Sekretariat SPSI KPI Jalan Kartini dan Sekretariat SPSI Freeport Jalan Budi Utomo, tempat tidak ada aksi perlawanan dari simpatisan SPSI atau karyawan aksi mogok. Mereka hanya menyaksikan dari jauh proses pembongkaran yang dilakukan personil Satpol PP dengan dikawal aparat TNI-Polri. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment