Satu Provokator Bentrokan Nelayan Ditangkap

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) -  Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, SE.MH mengungkapkan, salah satu provokator penyebab terjadinya bentrokan nelayan di Poumako,  Rabu (9/8) lalu telah ditangkap. Bupati Eltinus mengatakan akan terus menggali informasi adanya provokator lain.

Saat diwawancarai usai melaksanakan pertemuan bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Mimika di Pandopo  Rumah Negara, Jalan Cenderawasih, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Senin (14/8) Eltinus mengatakan, provokator yang telah ditangkap akan dipaksa untuk berbicara dan mengungkapakan siapa aktor lain dibalik tragedi maut tersebut.

“Yang sudah tertangkap itu yang nanti kita paksa buka mulut supaya bisa mengetahui siapa-siapa lagi selain dia. Kita tidak mau ada bentrokan lagi,”kata Eltinus.

Selain itu ia mengungkapkan, bahwa moratorium pembatasan operasional bagi nelayan non Papua telah dicabut. Hal ini diakuinya agar semua nelayan, baik lokal atau pendatang bisa saling bersaing positif.

“Saya sudah ijinkan para nelayan untuk kembali bekerja seperti biasa, karane mereka harus bersaing secara sehat,”ungkapnya.

Eltinus menjelaskan, perlu adanya sinkronisasi antara nelayan Papua dan nelayan non Papua, sehingga  semua bisa saling membutuhkan dan saling bertukar pengalaman tanpa saling membeda-bedakan.

“Kalau kita usir nelayan-nelayan non Papua ini, nanti kita mau belajar dari mana, makanya ini harus disinkronkan. Jadi kita perlu belajar dari teman kita yang sudah tahu,” ujarnya.

Bupati Eltinus mengatakan, Pemkab Mimika juga rutin melakukan bantuan terhadap para nelayan Papua yang ada di Mimika, sehingga diharapkan setiap nelayan bisa bersaing dengan ikut belajar bersama para nelayan pendatang.


“Kita (Pemkab) tidak pernah lupa untuk menyalurkan bantuan. Kita sudah pernah bantu beberapa kapal dan alat nelayan di sana. Mereka harus bersaing dengan nelayan yang datang dari luar,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment