Sidang DKPP Putuskan KPUD Tidak Bersalah

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam sidang putusan terkait pleno ulang penetapan keanggotaan DPRD Mimika memutuskan kelima Komisioner KPUD Mimika tidak bersalah

DKPP menolak gugatan yang diajukan Anton Yolemal Cs  dan merehabilitasi nama baik Komisioner KPUD Mimika. Sidang tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Papua di Jayapura, Senin (28/8).

Komisioner KPUD Mimika Divisi Hukum Alfred Petu Petu mengatakan, dalam sidang itu terdapat tiga tuntutan pengadu yang ditolak majelis hakim DKPP, di antaranya berkaitan dengan kehadiran Panwaslu atau Bawaslu dalam pleno penetapan. Maka, keabsahan dari dokumen hasil perolehan suara dan kursi calon terpilih yang digunakan KPUD Mimika dalam pleno serta KPUD Mimika tidak melaksanakan Putusan PTUN Jayapura.

“Putusan dari DKPP terdapat 3 tuntutan pengadu semua dinyatakan ditolak dan jawaban-jawaban dari Komisioner sendiri itu meyakinkan majelis sidang DKPP dan dinyatakan tidak terbukti,” kata Alfred Petu Petu saat dikonformasi Salam Papua via Telpon, Senin (28/8).

Alfred menjelaskan, 3 tuntutan yang diajukan penggugat semua ditolak, sebab jawaban yang disampaikan Komisioner KPUD Mimika diantaranya, KPU Mimika telah menyurati Bawaslu Provinsi sebanyak 3 kali  untuk menghadiri pleno tersebut. Namun dalam balasan Bawaslu Provinsi setelah ditetapkan SK 17, maka berakhirlah masa kerja dari Panwaslu Mimika. Karena Panwaslu Kabupaten bersifat ad hoc. Terlepas dari itu, pada point dua berkaitan dengan keabsahan dokumen yang digunakan pada saat pleno, pihaknya mendapat dokumen tersebut dari KPU Provinsi Papua dan terlampir berita acara penerimaan.

Pada gugatan point ketiga berkaitan dengan KPUD Mimika tidak melaksanakan Putusan PTUN, lanjut Alfred, KPUD Mimika telah melaksanakan perintah dari KPU RI dan dihadiri oleh KPU Provinsi. Selain itu dalam Putusan PTUN tidak mencantumkan SK mana yang akan dipleno oleh KPU Mimika melainkan SK Gubernur bukan KPUD Mimika.

Alfred menambahkan, sidang tersebut akan dilanjutkan dengan materi rehabilitasi nama baik kelima komisioner KPUD Mimika.

Menurut Alfred, sidang putusan tersebut juga disaksikan pengacara dari penggugat Anton Yolemal Cs yakni Ruben Ohakay melalui video live conference di Jakarta.  (Ricky Lodar)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment