Tidak Ada Korban Penembakan di Mile 28

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan, tidak ada korban penembakan saat pembubaran aksi unjuk rasa di Mile 28 yang dilakukan ribuan mantan karyawan PT Freeport Indonesia dan subkontraktornya, pada Sabtu (19/8).

"Sampai saat ini belum ada laporan tentang adanya korban yang terluka akibat terkena peluru saat pembubaran aksi demo yang diwarnai dengan pembakaran satu unit mobil jenis trailer," kata Kapolda Papua kepada Antara, Minggu (20/8).

Dikatakan, saat membubarkan massa itu, aparat sempat mengeluarkan tembakan gas air mata sehingga massa sempat berlarian dan mengakibatkan beberapa diantaranya terluka.

Memang ada yang terluka namun bukan akibat terkena peluru, kata Irjen Pol Boy Rafli yang mengaku saat ini masih berada di Timika seraya menambahkan mereka yang mengalami luka itu disebabkan faktor lain dan bukan akibat terkena peluru.

Aksi yang dilakukan mantan karyawan PT Freeport beserta subkontraktornya itu sudah merupakan kasus kriminal sehingga polisi akan bertindak tegas termasuk didalamnya memprosesnya secara hukum.

“Saat ini 14 orang sudah diamankan yang empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolda yang dihubungi melalui telepon selularnya.

Ketika ditanya tentang kondisi kamtibmas di Timika khususnya areal operasional PT Freeport, Kapolda Papua mengatakan, saat ini sudah aman dan terkendali.

“Bangkai mobil trailer yang dibakar massa kini sudah disingkirkan sehingga ruas jalan yang melintasi mille 28 kembali normal,” kata Boy Rafli. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment