Tim Asistensi Kemendagri Mulai Bekerja

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kasubdit Otsus Papua dan Papua Barat Direktorat Jendral Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Thomas Umbupati mengatakan Tim Asistensi yang ditunjuk Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah mulai bekerja untuk melakukan pengawasan dan membantu kelancaran urusan Pemkab Mimika dan DPRD Mimika selama satu bulan penuh terhadap agenda-agenda daerah yang terlambat akibat tidak aktifnya DPRD Mimika.

"Kita tadi pagi sudah mulai bekerja sesuai tupoksinya masing-masing dan kita harapkan sebulan persoalan bisa selesai," kata Thomas saat ditemui wartawan usai menghadiri acara bakar batu dikediaman Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, SE di Kwamki Narama, Selasa (22/8).

Thomas menjelaskan, timnya ditugaskan Kemendagri membawahi beberapa Direktorat dan akan bekerja sesuai tupoksi dan tanggung jawab masing-masing untuk membantu menyelasaikan masalah-masalah yang terjadi di Kabupaten Mimika.

"Kami ditugaskan dan saya selaku koordinator tim dari lima Direktorat yaitu Direktorat Otonomi Daerah, Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Keuangan Daerah, Direktorat Kelembagaan dan Kulkum," jelasnya.

Thomas mengatakan, timnya telah bertemu dengan pihak-pihak terkait dalam hal ini Sekwan dan pimpinan dewan serta Pemkab Mimika untuk lebih fokus pada rangkaian agenda-agenda seperti RPJMD, Restrukturisasi, serta anggaran untuk Pilkada serentak. Agenda tersebut yang harus segera diselesaikan mengingat waktu yang sangat mepet.

"Kemarin langsung konsolidasi dengan pihak eksekutif dan legislatif kita fokus kepada penyelesaian menyangkut RPJMD, OPD PP 18 2016, Perda APBD Perubahan, MPHD Pilkada Serentak," tuturnya.

Lanjut Thomas, untuk mempercepat penyelesaian masalah pihaknya juga telah meminta dokumen-dokumen pendukung sebagai dasar untuk melakukan pekerjaan.

"Kita sudah mendiagnosa banyak masalah dan kami meminta dokumen-dokumen untuk dipelajari sehingga kita bisa membantu Kabupaten Mimika dalam konteks percepatan penyelesaian berbagai permasalahan dan kita target dalam waktu satu bulan selesai," tuturnya. (Ricky Lodar)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment