Upacara HUT RI di Mimika Berlangsung Khidmat

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke 72, 2017 Kabupaten Mimika berlangsung khidmat. Perayaan dilaskanakan di halaman Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Cenderawasih, SP 3, Distrik Kuala Kencana dengan inspektur upacara Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE.MH serta teks proklamasi dibacakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Elminus Mom.

Sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah, Kapten Polisi Militer Herdi Mohammad Ramdhan dari POM Lanud Timika, Komandan Paskibra Kepala Sub Bidang (Kasubid) Bidang Jasa (Binjas), Letnan Satu (Lettu) Kesehatan, Charles Isac Horik serta Lettu Elektornika, Hery Cahyono bertindak selaku Perwira Upacara.

Tamu undangan yang merupakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Anggota DPRD, Kepala dan seluruh Pegawai SKPD lingkup Pemkab Mimika, Tokoh Agama, Masyarakat, pemuda  serta seluruh hadirin lain  terhanyut dalam suasana prosesi pengibaran sang saka merah putih dengan penampilan gagah serta langkah tegap 35 anggota Paskibra serta pasukan 45 yang merupakan gabungan anggota TNI AU, AD dan AL serta Polri, dengan pembawa baki bendera adalah, siswi SMA Advent Timika, Elzah Anjela Repasi serta petugas pengibar bendera adalah siswa dari SMAN I, Ersa Sakul yang diapiti oleh Zulfahri Rustam dari SMA Taruna dan Vinansius J Owarpits dari SMK Peduli Bangsa.

Usai upacara pengibaran Bendera, acara dilanjutkan dengan berbagai atraksi yang seperti, Marching Band da ri SMAN 1 Mimika dan Yonif 754, atraksi Polisi Cilik (Pocil), Atraksi dari Detasemen kavaleri, Tetater perdamaian dari Komunitas Kaum Muda Mimika serta atraksi lainnya.

“Upacara HUT RI kita kali ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya dan sangat luar biasa. Saya bangga karena persiapan dari semua seksi, khususnya seksi upacara sangat mantap sehingga suasanannya khidmat,” kata Bupati Eltinus Omaleng, SE.MH saat diwawancarai usai upacara pengibaran bendera.

Eltinus mengakui, salah satu kado istimewa dalam perayaan HUT RI tahun 2017 ini adalah kembali bersatunya lembaga eksekutif dan legislatif sehingga teks proklamasi pun dibacakan oleh Ketua DPRD.

Menurut dia, perayaan HUT RI ke 72 harus bisa menyadarkan seluruh masyarakat, bahwa kemerdekaan harus betul-betul tercipta dengan cara bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, pandai menilai baik dan buruknya persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta saling menjaga antara satu dengan yang lainnya.

“Saya harap semua pikiran-pikaran negatif dan menimbulkan permusuhan itu tidak boleh ada lagi. Jangan mudah percaya dengan isu yang dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Eltinus berharap, agar pada perayaan nasional serta perayaan lain yang diselenggarakan di Mimika untuk selanjutnya bisa terlaksana dengan kekeompakkan dan kerja sama yang baik antara semua mitra yang bertugas sehingga bisa merangkul semua masyarakat.

“Saya ucapkan selamat HUT RI bagi semua masyarakat Mimika. Semoga tahun selanjutnya bisa lebih meriah dari tahun ini,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Mimika, Elminus Mom mengatakan, semua polemik di Mimika yang telah terjadi harus diakhiri dengan memasuki usia kemerdekaan RI ke 72.

Elminus mengakui, saat ini DPRD telah diaktifkan kembali dan antara Pemkab dan DPRD pun sudah saling berdamai dan siap untuk bekerja sama. Dengan demikian, ia mengharapkan seluruh masyarakat Mimika tidak mendengar desas-desus informasi negatif yang beredar di Masyarakat.

“Masyarakat sekarang harus menjalani aktivitas seperti biasa dan tidak perlu mendengar isu-isu yang tidak benar. Politik itu memang harus saling bertolak belakang. Tapi kini kita sudah menyelesaikannya. Sekarang Pemkab dan DPRD siap membangun bersama,”ungkap Elminus.

Upacara HUT Ke 72 juga dilaksanakan Pemerintah Distrik Wania di halaman SD Inpres 4 Timika. Pengibaran bendera pada upacara HUT RI ke 72 dipimpin Kepala Distrik Wania Leonard Karet dan Kap Inf Tejo Senapati dari satuan Brigif 20/Ima Jaya Koramo bertindak sebagai Komandan Upacara serta 18 pasukan pengibar bendera (Paskibra) dari siswa SMA Taruna Timika.

Kepala Distrik Wania Leonard Karet ketika membacakan sambutan Bupati Mimika mengatakan tema HUT RI ke 72 adalah "Indonesia Kerja Bersama." Tema ini membangkitkan kembali semangat gotong royong yang merupakan akar dari kebudayaan bangsa Indonesia. Semangat gotong royong sudah menjadi perekat sosial yang paling efektif tanpa memandang ras, suku,agama untuk mengapai tujuan pembangunan.

Pantauan Salam Papua, usai pengibaran bendera  dilakukan ada penyerahan hadiah berupa trofi dan uang pembina kepada kampung-kampung yang meraih juara dalam pertandingan bola foli, futsal dan tarik tambang dalam memeriahkan HUT RI.

Di Distrik Kwamki Narama upacara Detik-Detik Proklamasi bersama seluruh masyarakat Kwamki Narama berlangsung di lapangan bola Kwamki Narama, Kamis (17/8).

Hadir dalam upacara detik-detik proklamasi Kadistrik Kwamki Narama Yulius Murib, SH, Dan Pos Ramil Pelda Doktinus Yogobi, Wakapolsek Kwamki Narama Iptu Hari Katang, pendeta Lukas Haabal, Pendeta Nataniel Magai, SD Inpres Kwamki Narama, SMP Negeri Kwmki Narama, pegawai Distrik, Pegawai Kesehatan dan seluruh masyarakat Distrik Kwamki Narama, Tukang-tukang ojek.

Komandan Upacara Sertu Joko Lelono, Penggerek bendera dari SMA Taruna Timika. Petrus Tris Alberto Ohoiwin, Salwa Suardi (pembawa bendera), Robertus E Itawe, Pembaca UUD 1945 Martina Jitmau, Mengheningkan cipta di pimpin oleh -Pembina upacara (Kadistrik Kwamki Narama) dan pembacaan Pancasila, Pembacaan Proklamasi Nobertus Jamrewav, Pembawa doa Pendeta Abdon Rawai, S. Si                       

Selaku Inspektur Upacara (Irup) Kadistrik Kwamki Narama Yulius Murib, SH dalam amanatnya mengajak seluruh masyarakat Distrik Kwamki Narama untuk memanjatkan puji syukur atas segala rahmat dan karunia-nya sehingga bisa memperintati HUT RI ke 72 dengan penuh kebersamaan. Lanjut Yulius, menggelar detik-detik proklamasi untuk mengenang kembali para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan NKRI. Sikap dan teladan tersebut harus ditiru oleh generasi muda akan pentingnya sebuah perjuangan, pengorbanan serta semangat persatuan.

“Kita harus bersyukur atas bertambahnya usia Negara kita dan peringatan HUT RI untuk mengenang jasa para pahlawan yang rela berkorban untuk nusa dan bangsa,” kata Yulius.

Pantauan Salam Papua dilapangan, perserta yang hadir dalam upacara tersebut dari SD Negeri Kwamki Narama, SMP Negeri Kwamki Narama, yang uniknya para penarik ojek yang berpangkalan di Kwamki Narama pun terlibat menjadi peserta upacara. (Acik/Albin/Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment