Warga Muslim Siap Menyambut HSN dan 1 Muharram

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Warga muslim di Kabupaten Mimika melalui Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI), mulai mempersiapkan diri menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2017 dan tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriyah.

Melalui PCNU dan PHBI, telah diterbitkan Surat Keputusan (SK) bersama tentang susunan panitia menyambut dua momentum tersebut. HSN diperingati setiap tanggal 22 Oktober, sedangkan tahun 2017 ini 1 Muharram 1439 Hijriyah jatuh pada tanggal 21 Oktober, sehingga kedua momentum ini dilaksanakan bersamaan.

"Ini hajatan nasional, semua orang bisa berkontribusi dan terlibat. Susunan kepanitiaan juga mengakomodir semua ormas (Organisasi masyarakat) khususnya ormas islam dan komunitas yang ada di Kabupaten Mimika," kata ketua panitia peringatan HSN 2017 dan 1 Muharram di Mimika, Muhammad Basar, SH, usai rapat panitia di Barley Lounge, Jalan Yos Sudarso, Selasa (1/8).
Kepanitiaan sengaja dibentuk lebih awal, dimaksudkan agar dalam rentang waktu yang cukup panjang tersebut seluruh kegiatan bisa dipersiapkan dengan baik. Mengingat pada bulan Agustus ini, akan banyak kegiatan menyongsong peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72.

Seperti pada tahun sebelumnya, Kemah Silaturahmi Santri (Kemsitri) akan mengisi puncak perayaan HSN 2017 di Mimika. Lomba dan pertandingan lainnya akan dilaksanakan pada saat kegiatan Kemistri, termasuk doa bersama menyambut 1 Muharram 1439 Hijriyah.

"Menuju ke hari puncak, panitia akan melaksanakan bakti sosial dan penggalangan dana,” kata Basar.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo menetapkan 22 Oktober sebagai peringatan HSN melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 tahun 2015. Keputusan tersebut mengingat peran serta historis para ulama dan santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan penetapan peringatan HSN setiap 22 Oktober, diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan, mempertebal rasa cinta tanah air, serta memperkuat tali persaudaraan dalam keberagaman Bangsa Indonesia. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment