Yonif 410/Alg Diminta Tetap Semangat Jaga Perbatasan

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Batalyon Infanteri (Yonif) 410/Alugoro (Alg) yang bertugas di Arso, Kabupaten Keerom, Papua diminta agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas menjaga perbatasan negara, RI-Papua New Guinea (PNG).

"Perintah ini disampaikan Asops Koops Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Yusuf Sampetoding saat mengunjungi jajaran Satgas Pamtas Yonif 410/Alg pada Selasa (1/8) kemarin," kata Dansatgas Pamtas Yonif 410/Alugoro (Alg) Letkol Inf M Heri Amrulloh ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Rabu (2/8).

Menurut dia, Kolonel Inf Yusuf Sampetoding didampingi oleh Kasiops Kolakops Korem 172/PWY Mayor Inf Tunggul Jati dan pejabat lainnya saat melihat secara langsung kondisi jajaran Satgas Pamtas RI-PNG yang ada di wilayah komando operasinya, yang meliputi kesiapsiagaan personil, situasi dan kondisi pangkalan, sarana dan prasarana pos, serta kondisi logistik lainnya, termasuk kendala dan hambatan yang dihadapi oleh seluruh jajaran satgas.

Pos Wembi merupakan tempat pertama yang mendapatkan kunjungan secara khusus oleh Asops Kodam Cenderawasih, dengan menyaksikan langsung kondisi pos tersebut, yang disambut oleh Danki B Satgas Lettu Inf Sunarta.

Selain melihat kondisi Pos Wembi, Asops Kodam Cenderawasih juga memberikan pengarahan kepada seluruh personel pos.

"Setelah memeriksa Pos Wembi, Pak Asops Kodam Cenderawasih melanjutkan pemeriksaan ke Pos Yamara PIR V yang baru akan ditempati, dimana sampai saat ini masih dalam tahap pembersihan oleh personel Kompi B," katanya.

Selesai melaksanakan kunjungan ke jajaran Kompi B, Asops Kodam Cenderawasih dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Kotis PIR IV dan memberikan pengarahan kepada seluruh perwira staf.

"Intinya, Pak Asops meminta kami yang menjalankan tugas yang hanya tinggal beberapa bulan di daerah penugasan ini agar tetap menjaga kekompakan dan melaksanakan tugas ini dengan penuh semangat, moril tinggi harus tetap terjaga," katanya.

Pada momentum itu, Asops yang pernah menjadi Dandim Puncak Jaya menegaskan agar tetap menjaga kebersihan dan kesehatan serta kuat melawan penyakit endemik malaria serta melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan gembira.

"Jangan mempunyai banyak pikiran-pikiran yang negatif sehingga akan mengganggu kondisi psikologis para parjurit, istirahat yang teratur dan jangan tidur di pagi hari khususnya di antara jam 07.00 WIT - 11.00 WIT, karena ini merupakan jam-jam kritis pada penyebaran penyakit malaria melalui gigitan nyamuk," katanya.

"Waktu tidur pakai kelambu, tidak boleh banyak begadang sampai larut malam, jaga kebersihan sekitar lingkungan khususnya di dalam ruangan dan tidak boleh ada pakaian yang digantung, karena di daerah penugasan ini merupakan endemik penyakit malaria," katanya seperti diingatkan Asops Kodam Cenderawasih. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment