4 Tersangka Korupsi Insentif Guru Dipindahkan ke Jayapura

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Timika, Alex Sumarna, SH, MH mengatakan empat tersangka kasus korupsi insentif guru atau Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) tahun 2015 pada Dinas Pendidikan Dasar Dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika telah dipindahkan ke Jayapura dan ditangani oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jayapura. Ke empat tersangka berinisial NL, AI, UO, dan NR.

"Tinggal menunggu jadwal sidang," kata Alex kepada wartawan, di Kantor Kejari Timika, Sabtu (2/9).

Alex menjelaskan, empat tersangka tersebut diantaranya NL yang diketahui merupakan mantan Kepala Dispendasbud tahun 2015 dan UO sebagai mantan operator kini telah ditahan di Lembaga Pemasyaratan (LP) Kelas II A Abepura, Kota Jayapura. Sementara AI yang merupakan Kasubbag Keuangan Dispendasbud dan NR merupakan bendahara Dispendasbud kini dititipkan di Lapas Narkotika, Sentani Jayapura.

Menurut Alex, ke empat tersangka resmi menjadi tahanan Kejari Timika pada Rabu (16/8). Sebelum diterbangkan ke Jayapura, keempatnya meringkuk di Lapas Kelas IIB Timika kurang lebih dua minggu.

Sebelumnya dugaan korupsi insentif guru mencuat pada Desember 2015 setelah sejumlah guru menggelar aksi unjuk rasa. Dan melaporkan dugaan tersebut ke Tipikor Polres Mimika, karena merugikan negara. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment