80 Persen Program APBD 2017 Telah Dilelang

Bagikan Bagikan

 

SAPA (TIMIKA) - Berdasarkan hasil monitoring meja yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembanguna Daerah (Bappeda) sejak beberapa pekan lalu, menemukan bahwa proses pelelangan program kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, telah mencapai hampir 80 persen. Bahkan sebagian program telah disertai dengan kontrak.

Selain pelaksanaan pelelangan dan proses kontrak, menurut Kepala Bappeda, Simon Mote, saat ini sudah banyak kegiatan yang mulai berjalan. Seperti misalnya pekerjaan lanjutan pelebaran Jalan Cenderawasih, pembangunan pagar dan gedung gereja, pembangunan sekolah SMPN 2 Mimika, serta pembangunan di beberapa sekolah lainnya.

“Sebagian besar yang berupa fisik itu sudah mulai berjalan. Kita lihat sekarang ada pengerjaan lanjutan Jalan Cenderawasih, pembangunan gereja dan sekolah,” katanya, saat diwawancara di gedung DPRD Mimika, Jalan Cenderawasih, Selasa (26/9).

Sedangkan untuk kegiatan non fisik, kata dia, di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah melaksanakan kegiatannya, seperti Bimbingan Teknis (Bimtek), Sosialisasi, Pelatihan, dan Diklat pra Jabatan. Dengan demikian, menurutnya, akan ditargetkan pada tanggal 15 Desember seluruh kegiatan baik fisik maupun non fisik tuntas dilaksanakan.

“Kita berharap yang sudah mulai harus cepat kembalikan skenario penyelesaian ke setiap bagian teknis SKPD. Intinya para pemenang tender harus segera buat laporan ke SKPD teknis jika butuh penambahan waktu, tenaga dan yang lainnya. Mengingat harus mengejar waktu,” katanya.

Target penyelesaian semua pembangunan fisik besar seperti pengerjaan lanjutan Jalan Cenderawasih, harus ditargetkan bisa selesai dalam waktu sisa anggaran 2017. Karena proses penyusunan RK hingga dituangkan dalam DPA, harus diproses bersamaan dengan SKPD terkait. Dengan demikian, SKPD terkait harus melakukan penyusunan sehingga konsekuensinya pengerjaan harus bisa diselesaikan dalam target waktu sebelum penutupan anggaran.

“Memang dengan waktu yang singkat dan untuk mengejar target penuntasan harus ada penambahan SDM, alat dan waktu,” ujarnya.

Berdasarkan laporan hasil monitoring meja, menunjukan pencapaian hampir 80 persen. Menurut Simon, untuk mengetahui kepastian jumlah program fisik maupun pun non fisik, tim monitoring akan melakukan invetarisir guna mengetahui jumlah kegiatan yang telah dilelang di LPSE per SKPD.


“Hari ini (Kemarin-Red) pegawai kami sedang inventarisir di kantor. Kemungkinan besok (Hari ini-Red) laporan terkait jumlah program fisik itu akan terkumpul dan terprint,” ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment