Asmat Butuh Tambahan PPL Pertanian

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Pemerintah Kabupaten Asmat membutuhkan tambahan tenaga Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian. Lantaran saat ini hanya ada 60 PPL yang tersebar di 224 kampung dan 23 distrik.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Asmat, Muhammad Iqbal mengatakan, jumlah PPL yang ada tidak sebanding dengan jumlah kampung yang dilayani. “Ada 60 penyuluh. Itu pun 10 PPL senior diperbantukan di kabupaten. 50 lainnya di setiap distrik,” kata Iqbal, di Dinas Pertanian Kabupaten Asmat, Selasa (12/9).

Dia mengaku penyebaran petugas penyuluh belum merata. Satu petugas penyuluh harus melayani 3 hingga 4 kampung. Meski begitu mereka tetap melaksanakan tugasnya dan termotivasi membangun pertanian di Asmat.

“Memang kalau secara rasio, jumlah itu belum sebanding. Pembinaan tetap dilakukan meski belum maksimal. Mereka semua standbye di kampung-kampung,” katanya.

Untuk memotivasi masyarakat lokal membuka lahan dan menanam berbagai komoditi pertanian, dinas tetap memberikan pendampingan, katanya. Selain itu, pemerintah juga merekrut tenaga penyuluh pertanian lapangan di setiap tahun.

“Kita terus rekrut supaya memenuhi satu kampung satu penyuluh. Tapi ini juga terbentur pembiayaan. Namun yang pasti, pemerintah setiap tahun itu ada penerimaan penyuluh. Kami juga dibantu PPL perikanan,” ujarnya.

Selain memotivasi dan mendampingi petani, Muhammad Iqbal menambahkan, pihaknya juga memberi bantuan modal, peralatan maupun benih kepada masyarakat.
“Tapi itu sudah, mengubah perilaku masyarakat dari meramu ke bercocok tanam memang tidak mudah. Kita harus perlahan, penuh pendampingan dan bertahap,” katanya.  (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment