“Big Dream” Renstra Pelayanan GPdI Papua

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Majelis Wilayah Kuala Kencana -Tembagapura Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) mengadakan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di Gereja Bethesda Mile 32 pada Kamis (14/9).

Mukerwil ini digelar dibawah tema, Big Dream Yesaya 54:2.  Dan Sub Tema:  “Dengan Allah Akan Kita Lakukan Perbuatan-Perbuatan Gagah Perkasa” (Masmur 108:14A).  Kegiatan Mukerwil itu diawali dengan ibadah bersama dan agenda Mukerwil  dibuka secara resmi  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang diwakili Asisten I, Kristian Karubaba.

Kristian dalam sambutanya mengatakan, masyarakat dan umat beragama di Mimika perlu bersyukur. Karena walaupun terdiri dari beragam agama dan keyakinan, tapi tidak pernah terjadi konflik. Hal ini menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama di Mimika masih kuat. Pemerintah Daerah akan terus membangun komunikasi antar umat beragama dan membangun sarana-sarana peribadatan untuk seluruh umat beragam di Mimika.

Menurutnya rumah-rumah ibadah yang dibangun diharapkan menjadi tempat memperdalam iman dan taqwa. Sebagai umat Kristiani tentunya diajarkan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama, menciptakan situasi aman dan damai, membina toleransi antar sesama manusia sebagai makluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dan ini akan menunjang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat.

 “Saya berharap Mukerwil ini dapat menghasilkan program kerja dan masukan kepada pemerintah yang bersifat membangun secara umum. Sehingga anggota jemaat betul-betul menjadi contoh dan teladan. Persatuan dan persamaan merupakan kata kunci dalam pelaksanaan pembangunan di bidang keagamaan," ujarnya.

Ketua Majelis Daerah (MD)  GPdI Provinsi Papua, Pdt Timotius Dawir,STh dalam sambutannya mengatakan, Mukerwil GPdI merupakan forum terbesar kewilayahan Organisasi Gereja Pantekosta di Indonesia yang melaksanakan tugasnya atas dasar Alkitab dan ketentuan Anggaran Rumah Tangga GPdI.

Dijelaskan tema "Big Dream" atau mimpi besar yang bersumber dari Yesaya,  yaitu: “Lapangkanlah tempat kemahmu dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu”.

Pdt Dawir mengatakan, “Big Dream” merupakan Rencana Strategis  (Renstra) lima tahun pelayanan Majelis Daerah GPdI Papua kedepannya untuk menggenapkan 1000 jemaat GPdI di Papua dengan penambahan 500 jemaat baru. Untuk menyukseskan Renstra dimaksud, sangat diperlukan dukungan serta partisipasi dari setiap Majelis Wilayah GPdI di Provinsi Papua, melaksanakan Mukerwil yang berpedomaan kepada Visi dan Misi Ketua Majelis Daerah Papua Periode tahun 2017-2022 “ menjadi professional” sehingga tersusun program kerja di Majelis Wilayah Kuala-Tembagapura yang berpedomaan terhadap Visi dan Misi demi perkembangan dan kemajuan GPdI di tanah Papua.

"Saya selaku Ketua Majelis Daerah GPdI di Papua sangat mengharapkan pelaksanaan Mukerwil di Wilayah Kuala-Tembagapura dapat terlaksana dengan baik, mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan, persekutuan dan persaudaraan sebagai dasar terwujudnya saling melengkapi dalam tubuh Kristus untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuham, demi terwujudnya Visi dan Misi Ketua Majelis Daerah GPdI di Papua periode tahun 2017-2022,” katanya.

Sementara itu Ketua Majelis Wilayah Kuala-Tembagapura Pdt Anthon Sadi dalam sambutannya juga mengatakan, Mukerwil GPdI Kuala-Tembagapura yang saat ini dilaksanakan merupakan momen penting dimana akan menetapkan Garis-Garis Besar Program Kerja untuk  lima  tahun pelayanan ke depan yang berpedomaan pada Visi dan Misi Ketua MD GPdI Provinsi Papua dan hasil Musda GPdI Papua.

Pdt Anthon mengingatkan, momentum Mukerwil GPdI Wilayah Kuala-Tembagapura  saat ini menjadi begitu penting mengingat akan ditetapkannya Garis-Garis Besar Program Kerja Wilayah untuk masa kerja  lima tahun ke depan, yang mana termuat didalamnya Renstra Program Kerja Majelis Wilayah, Komisi-Komisi Wilayah yang berpedomaan pada penjabaran Visi dan Misi Ketua MD Provinsi Papua yaitu “Menjadi Gereja Yang Mentransformasikan Dunia Misioner dan Managemen Organisasi Yang Profesional,” sehingga peran dari semua peserta Mukerwil menjadi sangat penting.

"Saya selaku Pimpinan GPdI Wilaya Kuala-Tembagapura mengajak kita semua untuk tidak dibatasi oleh apapun juga dan secara terbuka mengajukan pendapat melalui pemikiran positif dan solusi terbaik. Sehingga ide-ide dan program  yang dihasilkan dalam Mukerwil ini menjadi maksimal dan dapat dilaksanakan demi terwujudnya Visi dan Misi Ketua MD Provinsi Papua periode 2017-2022 untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan Yesus Kristus,”katanya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment