Cacing Hati Ditemukan Pada Hewan Kurban

Bagikan Bagikan




SAPA(TIMIKA) - Pemotongan hewan kurban pada Sabtu (2/9) yang merupakan hari ke dua perayaan Idul Adha 2438 Hijriyah, di beberapa tempat penyembelihan petugas kesehatan hewan dari Dinas Peternakan menemukan radang dan cacing hati pada jantung dan hati hewan kurban sapi. Penemuan itu pada saat penyembelihan di Masjid Al Muhajirin SP 1 dan Masjid Baitul Rahman SP 4.

“Untuk di Masjid Al Muhajirin, setelah kami periksa ternyata ada dua ekor sapi yang kami temukan ada cacing hati, tetapi pada bagian yang mengalami perubahan kita langsung afker. Sedangkan yang normal masih bisa dikonsumsi,” kata petugas kesehatan hewan, Drh Natalya Ruf saat ditemui Salam Papua di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Kamoro Jaya – SP 1.

“Untuk (Penyembelihan-Red) di SP 4 (Masjid Baitul Rahman-Red), kita dapat cacing hatinya dan hampir 80 persen di afker, dan 20 persen yang bisa dikonsumsi. Dan memang sebelum dipotong tampaknya salah satu dari 9 ekor kelihatan kurus,” tambahnya.

Untuk memastikan hewan kurban mengidap penyakit atau tidak, kata dia, sebelum disembelih sudah dilakukan pemeriksaan atau ante mortem, dan sesudah disembelih atau post mortem.

“Kita bisa melihat sapi itu kurus atau tidak, kalau kurus indikasi untuk cacing pasti ada. Dan sebenarnya pemasok hewan bisa memberikan obat cacing minimal sebelum sapi dipotong, sehingga bisa minimalisir menemukan hewan kurban bercacing," katanya.

Meski penyakit yang ditimbulkan tidak berbahaya, Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat memasak hewan kurban, terutama organ hati. Karena dari hasil pemeriksaan masih ditemukan penyakit cacing hati pada organ hati hewan kurban.

“Kalau masyarakat menemukan cacing jangan dikonsumsi, tetapi dibuang. Dan yang layak dikonsumsi sebaiknya di masak sampai betul-betul masak, agar bakterinya bisa mati,” ujarnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment