Diduga Almarhumah Melce Nimiangge Dianiaya Suami

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kapolsek Miru melalui Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Lexi Mendiyanto mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab tewasnya Melce Nimiange. Namun setelah memeriksa dua orang saksi, dugaan pelaku sementara Almarhumah dianiaya suaminya dan suaminya sudah menyerahkan diri.

“Untuk pembunuhan di kilo 11 itu, kita sudah periksa dua orang dari keluarga Almarhumah. Untuk kronologisnya sejauh ini kita belum tahu persis. Tetapi sesuai dengan penuturan dari keluarga, suaminya yang bertanggung jawab dan suaminya itu sudah menyerahkan diri. Karena, posisi permasalahan itu bukan berada di kompleks masyarakat Nduga di kilo 11 tetapi di rumah kos,” katanya kepada wartawan usai merilis Komix dan Minuman Keras Lokal (Milo) di depan Polsek Miru, Jumat (22/9).

Lexi menjelaskan, polisi telah mengambil langkah-langkah untuk bertemu langsung dengan keluarga korban dan meminta keterangan. Di samping itu polisi juga meminta keterangan dari pihak RSMM terkait tewasnya Melce Nimiangge. Namun, untuk mengetahui persis penyebab tewasnya Melce, polisi harus memeriksa suami Almarhumah.

Kami sudah minta keterangan dari keluarga korban dan pihak RSMM, tapi yang tahu persis itu suaminya dan suaminya sudah menyerahkan diri,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, kejadian itu diperkirakan Rabu (20/9) malam terjadi cek cok dan berujung pada penganiayaan oleh suami Almarhumah. Akibatnya almarhumah tidak sadarkan diri. Namun pelaku menganggap kejadian tersebut hanya sepele. Sehinga suaminya menidurkan korban hingga keesokan harinya. Pada keesokan harinya korban tidak kunjung bangun dan  pelaku panik dan membawa korban  ke RSMM.

Dari data yang dihimpun kepolisian setelah berkoordinasi dengan pihak medis RSMM untuk mengetahui penyebab tewasnya Melce Nimiange. Pihak RSMM menuturkan, korban telah meninggal sebelum dibawa ke Rumah Sakit.  Jenazahnya dibawa ke kamar jenazah untuk dititipkan sambil menunggu keluarga korban mengantarnya ke Kilometer 11.

Warga Kilometer 11 jalur 1 kaget mendengar suara ambulance membawa Almarhumah. Warga yang berada di situ langsung  mempersiapkan pembakaran untuk prosesi pembakaran jenazah.

Dari data terakhir yang dirilis Kapolsek Miru melalui Kanit Reskrim Polsek Miru Ipda Lexi Mediyanto mengatakan, suami Almarhumah yang berinisial S telah menyerahkan diri secara baik-baik . Suami korban menyerahkan diri setelah adanya koordinasi yang baik antara pihak Kepolisian dan keluarga korban.

"Kita sudah amankan suaminya berinisial S yang merupakan suami Almarhumah," kata Lexi melalui pesan singkat kepada  media ini, Jumat (22/9) malam.

Lexi menjelaskan, suami korban diamankan di kompleks Nduga kilometer 11 sekitar pukul 16.10 Wit setelah keluarga korban berkoordinasi dengan Polsek Miru.

"Diamankan dari kompleks Nduga KM 11, hasil kordinasi yang dilakukan dengan pihak keluarga korban. Sehingga pelaku dapat menyerahkan diri secara baik-baik dalam keadaan sehat dan aman," jelasnya.

Dia menyebutkan  yang bersangkutan nantinya akan dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab tewasnya Melce Nimiangge istrinya.  "Kami akan mintai keterangan seputar kematian korban," ujarnya.

Dia juga berterima kasih kepada keluarga korban. Karena keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak Kepolisian. Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kami berterima kasih karena keluarga bisa bekerjasama dengan kami," katanya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment