Disperindag Antisipasi Penjualan Sembako Kadaluwarsa

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Mengantisipasi dan menekan penjualan sembilan bahan pokok (Sembako) tidak layak konsumsi alias kadaluwarsa, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mengakui, selalu siap melaksanakan itu.

Menurut Songbes, untuk menekan lajunya perdagangan sembako sistem kotor para pedagang dan distributor di Mimika, Disperindag melalui Bidang Perdagangan telah memulai mengivestarisir peredaran sembako. Hal tersebut dimulai dari pemberlakuan harga standar, keabsahan merek dan label hingga jangka waktu penggunaan setiap jenis sembako.

“Sekarang, Bidang Perdagangan sudah mulai mengiventarisir disetiap distributor dan pedagang. Mulai dari pedagang kecil-kecilan sampai ke Supermarket dan Mall. Karena itu memang tupoksi kami, maka kami selalu siap siaga,” katanya, saat diwawancara awak media di gedung DPRD Mimika, Senin (25/9).

Ia mengaku, tidak melakukan pengawasan peredaran obat-obatan, karena itu bukan merupakan kewenangannya.

Didalam pengawasan sembako, pihaknya selalu berkoordinasi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Seperti beberapa waktu lalu, BPOM telah mengirimkan rekomendasi hasil pemeriksaan kelayakan depot air isi ulang.

“Tapi saya tidak hafal data penemuan terkait depot air oleh BPOM. Tapi yang jelas kami selalu koordinasi bersama BPOM,” ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment