Distako Akan Tertibkan Baliho Bergambar Vulgar

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA)Pemasangan baliho atau papan reklame yang menampilkan gambar model vulgar di hampir seluruh tempat hiburan malam di Kota Timika dan sekitarnya, menimbulkan berbagai penilaian miring dan protes oleh masyarakat. Terkait hal itu, Dinas Tata Kota (Distako) Mimika akan mengambil langkah tegas menertibkan, dimulai dengan pengecekan izin.

“Memang saya lihat banyak papan-papan reklame yang gambarnya seksi-seksi, terutama di depan tempat hiburan malam seperti Timika Indah Cafe, Kanguru, Dolphin dan lain-lain. Nanti kita akan ambil langkah lagi soal itu, baik itu perizinannya dan sebagainya akan kita cek kembali,” kata Kepala Distako Mimika, Petrus Lewa Koten, saat ditemui di gedung DPRD Mimika, Selasa (26/9).

Sementara ini tidak secara langsung dilakukan penertiban, melainkan terlebih dahulu melakukan pengecekan.

Kata dia, jika kedepan ditemukan adanya unsur-unsur pornografi didalamnya, maka pihaknya akan secara langsung menindaklanjuti hal tersebut.

“Inikan orang punya usaha, jadi kita akan cek dulu, tidak bisa langsung menertibkan tanpa mengikuti aturan. Kalau memang kedepan kita lihat ini ada unsur pornografi, maka akan ada teguran,” katanya.
Menurutnya, tidak menjadi masalah ketika tempat dipasang baliho atau reklame bergambar vulgar merupakan lokasi yang terisolasi, atau jauh dari khalayak umum.

“Kalau yang kita lihat sekarang kan itu tempatnya di pinggir jalan, dan hampir semua orang lewat situ. Makanya ini yang harus kita cek kembali lagi,” ujarnya.

Kedepannya juga Distako akan berkoordinasi dengan bagian perizinan pertamanan dan perkotaan, untuk meninjau terkait papan-papan reklame semacam itu.

Sementara itu, kata dia, saat ini sudah ada peraturan daerah (Perda) menyangkut pemasangan baliho atau reklame. Maka hal ini yang akan menjadi bahan peninjauan kembali agar hal-hal semacam ini dapat ditertibkan dengan aturan yang berlaku.


“Kalau soal Perda, itu memang sudah ada Perda tentang reklame. Nanti kita akan lihat. Kalau memang ini sudah berlebihan, maka akan kita beri teguran supaya tidak terlalu vulgar,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment