DPRD Melarang Adanya Penjualan Lapak di Pasar Sentral

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, melalui Komisi B meminta agar mama-mama asli Papua yang berjualan di Pasar Sentral, tidak menjual atau menyewakan lapak dagangannya kepada orang lain. Kondisi ini sangat disayangkan, karena dampak dari kejadian ini akan merugikan mama-mama asli Papua.

Sekretaris Komisi B, Antonius Kemong menjelaskan, lapak tempat berjualan yang sudah disediakan oleh pemerintah kepada mama di Pasar Sentral seyogianya digunakan oleh mama mama sendiri.
"Banyak laporan dari warga kalau mama mama menjual lapak dagangannya kepada orang lain," katanya.

Dia menambahkan : "Apabila mama ingin menjual lapak dagangannya, seharusnya kepada saudara sendiri, bukan ke orang lain."

"Hal ini membuat permasalahan baru nanti. Pemerintah udah menyediakan tempat kepada mama mama, jadi harus dimanfaatkan dengan baik,"ujarnya.

Dari pantauan Salam Papua di Pasar Sentral Timika, banyak mama mama yang menjajakan dagangannya di lantai. Padahal, pemerintah daerah sudah menyediakan tempat yang layak untuk berjualan.

"Mama mama lebih memilih berjualan di lantai, karena lebih laku," ujar Mama Salome salah seorang mama mama di pasar sentral.

Ia menambahkan : "Hal ini juga karena sudah menjadi kebiasaan mama mama mengelar dagangannya di lantai."

"Jualan dilantai itu sudah menjadi kebiasaan kami," katanya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment