DPRD Minta BPS Presentasi Tentang Angka Kemiskinan di Mimika

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Anggota Komisi B DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng meminta Badan Pusat Statistik (BPS)  mempresentasikan hasil sensus terkait angka kemiskinan di Kabupaten Mimika. Permintaan itu, terutama soal proses sensus  dan kriteria atau indikator  yang digunakan BPS menentukan angka kemiskinan. Sehingga anggota dewan bisa paham.

“Saya sampaikan ini, karena BPS Kabupaten Mimika disebut sebagai  Kabupaten termiskin di Papua, dan ini sebenarnya sangat keliru sebagaimana yang disampaikan  Kepala BPS Timika,” katanya saat ditemui Salam Papua di DPRD Mimika usai Rapat Paripurna IV lalu.

Menurut  Robby BPS seharusnya  berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam hal sinkronisasi data jumlah penduduk di Mimika. Serta Dinas Sosial (Dinsos) untuk sinkronisasi data kemiskinan sesuai indikator yang ada. Maka dengan dasar itu  menjadi patokan untuk mempresentasikan angka kemiskinan.

“Seharusnya BPS Mimika sebagai instansi vertikal selalu berkoordinasi dengan dinas otonom. Yang mana harus dibangun kerjasama. Sehingga ketika menentukan bahwa Kabupaten Mimika miskin, itu sangat keliru, sebab untuk menentukan suatu daerah yang tergolong miskin itu ada indikatornya,” katanya.


Dia mengklarifikasi soal  pernyataan bahwa Kabupaten Mimika merupakan daerah miskin di Papua sangat tidak tepat. Pernyataan seperti ini seharusnya berdasarkan data dan indikator  yang tepat. “Jangan sampai  pernyataan seperti ini ada kepentingan-kepentingan lain. Apalagi saat ini sudah menjelang masa tahapan Pilkada 2018 di Mimika, jangan sampai hal ini terselip kepentingan politik untuk menjatuhkan salah satu lawan politik,” ujarnya.  (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment