Enam Guru Honor SLB Belum Terima Haknya

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 6 guru honor yang mengajar di SLB Negeri Mimika hingga kini belum pernah mendapatkan haknya. Ke 6 guru tersebut memiliki SK Bupati yang dikeluarkan sejak November 2015 yang ditandatangani Sekda Mimika.

"Guru-guru saya semua mempunyai SK Bupati yang ditandatangani oleh Sekda. Dan kekuatan hukum SK Bupati dan Sekda itu sama. Karena SK itu mengatasnamakan Bupati Mimika yang mana bisa ditandatangi oleh Bupati, bisa juga ditandatangani Sekda," kata Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika, Irwanto Paerunan saat ditemui Salam Papua Kamis (31/8).

Irwanto mengatakan, kalau hanya persoalan SK guru honor ditandatangani oleh Sekda, bukan Bupati, sebenarnya bukan masalah. “Sebab kita punya CPNS dulu ditandatangani oleh Sekda. Kekuatan hukumnya secara pemerintahan sama,"ujarnya.

Menurut dia, sebelum dilimpahkan ke Provinsi Papua,  SLB Negeri Mimika masih menjadi kewenangan Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan Dasar Dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika. "Memang UU No 23 tahun 2014 mengamanatkan bahwa SLB menjadi kewenangam provinsi, tapi sampai sekarang kewenangan itu belum ditarik ke provinsi,"katanya.

Irwanto menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Dasar Provinsi Papua mengenai pelimpahan tersebut. Tapi pihak provinsi mengatakan sebelum dilimpahkan ke provinsi, SLB masih kewenangan Pemerintah Kabupaten Mimika.

"Kecuali provinsi sudah tarik dan kabupaten sudah melimpahkan maka kami lepas tangan dari kabupaten tapi sampai hari ini belum. Mudah-mudahan setelah ditarik ke provinsi kami lebih diperhatikan," harapnya.

Dikatakan, selama ini guru honor yang mengajar di SLB Negeri Mimika dibayar oleh orangtua dan hasil kerja sama antara sekolah dan komite sekolah. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment