Gedung Dibangun Pemda Terlantar 3 Tahun

Bagikan Bagikan




SAPA(TIMIKA) - Salah satu gedung yang dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan Menengah (Dispenmen) yang terletak di halaman SMK Harapan Timika hingga kini belum selesai dibangun. Gedung tersebut sudah dibangun kurang lebih 3 tahun silam.

"Jadi gedung kosong itu pemerintah bangun sudah hampir tiga tahun ini belum selesai. Saya kurang tahu untuk apa gedung tersebut dibangun," kata Kepala Sekolah SMK Harapan Timika Sem Gobay saat ditemui Salam Papua di ruang kerjanya Senin (25/9).

Sem mengatakan, selama dia mengabdi di dunia pendidikan khususnya di SMK Harapan Pemda Mimika belum pernah memberikan bantuan berupa gedung. Yang dibantu hanyalah berupa gedung yang sementara ini sedang terlantar yang belum selesai dibangun.

"Katanya gedung itu untuk ruang laboratorium, tapi kami group teknologi kurang berminat. Dan sampai hari ini kami belum gunakan. Apalagi gedung tersebut negara punya urusan. Sudah 15 tahun saya bangun sekolah belum ada gedung dari Pemda Mimika. Tetapi kalau dari pusat ada sedikit demi sedikit," katanya.

Dia mengungkapkan, gedung tersebut setelah dibangun dibiarkan begitu saja dan tidak lagi dilanjutkan. Bahkan dia pun kurang mengetahui dari mana anggaran yang dipakai untuk membangun gedung tersebut.

"Mengenai anggaran mungkin dinas yang tahu. Sebenarnya kalau mereka mau, bangun saja bengkel otomotif. Sedangkan gedung laboratorium kita mau buat apa," ungkapnya.


Dari fakta di atas terindikasi pembangunan gedung tersebut sepertinya tidak ada koordinasi yang jelas antara Pemda dengan pihak sekolah. Terbukti, pihak sekolah mengakui keberadaan gedung tidak sesuai kebutuhan dan tidak realistis di lingkungan sekolah. Apalagi penganggaran pembangunan gedung tidak jelas. Belum diketahui alasan mengapa pembangunan gedung tersebut terhenti dalam waktu cukup lama. Pemda melalui Dispenmen seharusnya segera menyelesaikan pembangunan gedung tersebut dan membuat laporan keuangan secara transparan. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment