Gedung Permanen di Pasar Sentral Hanya Hiasan

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Keberadaan gedung permanen yang masih terbengkalai pembangunannya di Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, dianggap tidak jelas. Para pedagang menyampaikan bahwa bangunan yang katanya akan dijadikan tempat berjualan para pedagang, tak lebih hanya sebagai hiasan.

“Selain tempat lapak para pedagang yang masih semrawut ini, bangunan permanen yang katanya akan dijadikan pasar itu, tidak jelas pembangunannya. Lihat saja bangunannya, hanya berdiri saja tanpa bisa digunakan,” kata salah satu pedangan pasar sentral yang kesehariannya dipanggil Pak Buton kepada Salam Papua, Kamis (14/9).

Ia juga mengatakan, sangat menyayangkan keberadaan pembangunan gedung permanen yang masih terbengkalai itu. Sebab, dana yang besar sudah dihabiskan untuk pembangunannya, tetapi sampai saat ini belum juga selesai pengerjaannya untuk selanjutnya difungsikan.

“Tidak lebih hanya sebagai hiasan saja gedung-gedung itu. Ada gedung yang sudah hampir selesai, tapi tidak jelas peruntukkannya,” katanya.

Selain dari itu, kebanyakan para pedagang sangat menyayangkan kinerja dari sejumlah oknum petugas pasar. Mereka dianggap belum mampu mengelola pasar secara baik. Bahkan, dinas terkait selama inipun terkesan tidak perduli terhadap para pedagang. Selama kurang lebih 7 tahun para pedagang berjualan, kondisi pasar masih tidak tertata dengan baik. Padahal, janji-janji manis kepada pedagang untuk bisa mendapatkan tempat yang lebih baik, selalu disampaikan.


“Kami ini tidak bisa berbuat apa-apa terkait permasalahan pasar. Kami selama ini selalu mengikuti kemauan oknum pengelola pasar, tapi nyatanya seperti ini. Kami meminta kepada dinas terkait agar dapat menyelesaikan permasalahan pasar sentral. Banyak hal yang harus di perbaiki. Mulai dari awal pembangunan sampai sekarang ini, masih terus menimbulkan permasalahan,” ungkapnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment