Imbas Penembakan di MP 61 Jalur Utama ke Tembagapura Ditutup

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Imbas dari perbuatan Orang Tak Dikenal (OTK) melakukan penembakan di Mile Post (MP) 61, sekitar pukul 09.20 Wit, di jalur utama dari dan ke area PT. Freeport Indonesia, Tembagapura ditutup  24 jam. Penutupan itu dilakukan mengikuti  standart  prosedur dari petugas security dan aparat keamanan untuk melakukan investigasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memastikan area tersebut aman.

“Keselamatan karyawan dan keluarga adalah prioritas utama kami. Dan keputusan itu sesuai dengan standart prosedur dari petugas security dan aparat keamanan untuk menutup jalur tambang utama (MSR) selama 24 jam. Sehingga,  Petugas security dan aparat Keamanan bisa melakukan investigasi area tersebut secara menyeluruh dan memastikan area tersebut  aman,” kata Vice President Corporate Communications PTFI, Riza Pratama dalam rilisnya yang disampaikan ke Redaksi Salam Papua (24/9) malam.

Dia juga membenarkan akibat insiden itu ada lubang peluru mengenai  kendaraan tangki air dan sebuah kendaraan patroli. Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,  konvoi bus Lowland-Highland yang saat insiden terjadi tengah berada dalam perjalanan dihentikan dan dikembalikan ke Lowland. Hingga  sore hari, konvoi keandaraan untuk kedua arah, dibatalkan. “Kami putuskan seperti itu, karena kami mengutamakan keselamatan karyawan serta keluarganya,” ujarnya.

Sesuai data yang dihimpun Salam Papua dari pernyataan resmi Polda Papua melalui Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengisahkan kronologis insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIT, Minggu (24/9) di MP 61 PTFI. OTK menembak sebuah truck  tangki air bernomor 02-988 dari High Lowland menuju arah LL melintas di MP 61 yang dikemudikan Rilen Deda mengenai kaca depan. Kendaraan Escort yang dikemudikan Bery Rawung mengenai bagian penahan lumpur. Sedangkan kendaraan KR 4113 mengenai kap depan. Dan beruntung insiden itu tidak ada korban jiwa.

Menurutnya pasca kejadian itu, anggota keamanan langsung menuju TKP melakukan evakuasi personil dan kendaraan, Melakukan olah TKP sekaligus interogasi dan menyisir serta mengejar pelaku penembakan.

Berdasarkan  data bocoran dari sumber resmi yang diperoleh Salam Papua menyebutkan, pelaku penembakan  dilakukan empat orang yang bergabung dalam kelompok Teni Kwalik. Dan pemimpin  aksi penembakan disebut-sebut dipimpin Germanis Elobi.  Dan Elobi pulalah yang menembak tangki air yang dikemudikan Rilen Deda mengenai kaca depan bagian kiri.  Kendaraan patroli KR 4113 mobil JDA terkena tembak di bagian kap mesin depan dan mobil warna orange Escort HL RP 25 terkena tembak di bagian penahan lumpur sebelah kanan yang dikemudikan  Bery Rawung pada saat melintas dari HL menuju LL.

Dari data bocoran resmi  sumber Salam Papua setelah dikroscek dengan data yang bersumber dari  hasil investigasi Pos Tembagapura dengan kelompok Ayub Waker menyebutkan, penembakan itu resmi dilakukan kelompok Teni Kwalik  yang dipimpin langsung Germanis Elobi. (Ricky Lodar/Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment