Jembatan Gantung di Distrik Alama Tertunda

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika, Robert Mayaut, mengatakan pengerjaan jembatan gantung di Bela dan Alama, Distrik Alama yang sedianya dilaksanakan tahun 2017, terpaksa di tunda hingga tahun 2018.

Robert ketika diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan beberapa waktu lalu mengatakan, rangka untuk pembangunan jembatan gantung telah tersedia. Namun, kurangnya dana dan terkendala cuaca sehingga pengerjaan harus ditunda.

“Rangka-rangkanya sudah ada. Tapi cuaca dan kekurangan uang terpaksa harus ditunda. Kita sengaja tidak drop rangka ke Bela Alama karena takut hilang. Lebih baik sekaligus saat nanti memulai pekerjaan,” katanya.

Pengerjaan jembatan gantung di wilayah gunung, kata dia, sangat bergantung pada kondisi alam. Menurut dia, cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu kendala sulitnya mengangkut bahan dan menghambat proses pengerjaan.

Selain di Distrik Alama, pihakya juga telah ,mengusulkan pembangunan jembatan gantung di Distrik Jita.

Sedangkan untuk pengerjaan jembatan dalam wilayah Kota Timik dan sekitarnya, Ia mengakui, akan membangun empat jembatan baru di beberapa titik seperti di jalan masuk biara Katolik SP 3, Iwaka, dan beberapa wilayah lainnya.

“Yang jelas salah satu itu di jalan masuk Biara SP 3. Tapi bisa saja dipending karena mengingat waktu yang sangat pendek,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment